SuaraBatam.id - Wilayah Flight Information Region (FIR) di atas Kepulauan Riau (Kepri) dan Natuna resmi dikendalikan sepenuhnya oleh Indonesia. Pengaturan ruang udara beserta informasi penerbangannya kini berada di bawah tanggung jawab Indonesia, setelah sebelumnya dikendalikan oleh Singapura. Pengalihan ini mulai berlaku efektif pada 21 Maret 2024 pukul 20.00 UTC.
Menhub Budi Karya Sumadi menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan kabar gembira bagi dunia penerbangan Indonesia.
“Ketentuan ini telah berlaku efektif mulai 21 Maret 2024 pukul 20.00 UTC atau 22 Maret 2024 pukul 03.00 WIB. Ini kabar gembira bagi dunia penerbangan Indonesia,” kata Budi dalam keterangan di Jakarta, dilansir dari Antara, senin.
Sebagai bagian dari kesepakatan, Indonesia menempatkan personel Civil Military Cooperation in Air Traffic Management (CMAC) di Singapore Air Traffic Control Center (SATCC). Personel ini bertugas memantau pesawat-pesawat dari Indonesia ke Singapura dan sebaliknya selama 24 jam penuh.
Baca juga:
Waspada Fenomena Equinox dan Posisi Matahari Picu Cuaca Panas di Bintan
Tak Bisa Berpuasa, Ini Cara Raih Berkah Ramadan Bagi Wanita Datang Bulan
“Kini pesawat yang terbang di wilayah pengaturan ulang FIR ini akan mendapatkan layanan navigasi penerbangan dari Indonesia,” ujar Budi.
Pemungutan Route Air Navigation Services (RANS) Charges di area ruang udara Sektor A dan B, mulai dari ketinggian 0 sampai dengan 37.000 kaki, dilakukan mulai 21 Maret 2024. Pemungutan di area ruang udara di luar sektor tersebut dilakukan oleh Perum LPPNPI sesuai ketentuan yang berlaku.
Pengalihan FIR Natuna dan Kepri ke Indonesia merupakan langkah penting dalam memperkuat kedaulatan udara nasional dan meningkatkan keselamatan serta efisiensi penerbangan di wilayah tersebut.
Menhub Budi Karya Sumadi mengatakan pengalihan FIR ini membawa beberapa dampak positif bagi Indonesia, di antaranya:
- Peningkatan Luas FIR Jakarta: Luas FIR Jakarta bertambah 249.575 kilometer persegi, menjadi 2.842.725 kilometer persegi.
- Kedaulatan Udara: Indonesia memiliki kedaulatan penuh atas wilayah udaranya di Kepri dan Natuna.
- Efisiensi Layanan Navigasi: Layanan navigasi penerbangan di wilayah tersebut menjadi lebih efisien dan efektif.
- Penerimaan Negara: Indonesia berhak atas pendapatan negara dari biaya pelayanan navigasi penerbangan di wilayah FIR yang baru.
- Pengembangan SDM: Pengalihan FIR mendorong modernisasi peralatan navigasi penerbangan dan pengembangan sumber daya manusia di Indonesia.
- Pengalihan FIR ini tidak berarti Indonesia memutus hubungan dengan Singapura. Justru, Menhub Budi berharap kerja sama kedua negara dalam meningkatkan keselamatan dan efisiensi layanan navigasi di ruang udara dapat terus berlanjut.
Berita Terkait
-
Waspada Fenomena Equinox dan Posisi Matahari Picu Cuaca Panas di Bintan
-
Beredar Video Remaja Perang Sarung di Kijang, Orang Tua pada ke Mana?
-
Tak Sanggup Bayar Utang Judi di Singapura, Turis China Pakai Taktik Pura-pura Diculik
-
Ditangkap di Batam, Tersangka DPO Interpol Kasus Penipuan Rp480 Triliun Dideportasi ke Jepang
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Tawarkan Jasa Seks via MiChat, Wanita Batam Dihukum Setahun Penjara di Malaysia
-
Lantik 311 Pejabat Pemkot Batam, Amsakar Ingatkan Tak Ada Pungli dan ASN Malas
-
BRI Percepat BRIvolution Reignite untuk Tingkatkan Daya Saing dan Kontribusi Ekonomi Nasional
-
Gelapkan Dana Siswa Ratusan Juta, Kepala SMA di Kepri Ditangkap
-
Kinerja Penyaluran KUR Perumahan BRI Tuai Apresiasi, Perkuat Program 3 Juta Rumah Pemerintah