SuaraBatam.id - Proses penghitungan suara telah mencapai 53.89% dari total 5914 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Provinsi Kepulauan Riau hingga 26 Februari 2024.
Hasil penghitungan suara dilakukan secara berjenjang dalam rapat pleno terbuka oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten/Kota, KPU Provinsi, dan KPU Pusat berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Hasil akhir pemilu akan ditentukan setelah seluruh suara dihitung dan diverifikasi secara resmi oleh KPU.
Untuk hasil sementara, pemilihan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia tahun 2024, wilayah pemilihan Provinsi Kepulauan Riau memuat 5 nama dengan suara terbanyak.
Melansir Batamnews, lima caleg DPD RI dengan perolehan suara tertinggi memuat nama Ismeth Abdullah, mantan Ketua Otorita Batam.
Diketahui, Ismeth pernah tersandung kasus korupsi terkait pengadaan mobil pemadam kebakaran (damkar) pada tahun 2004. Namun tampaknya hal itu tak memberi pengaruh pada pamornya maju ke DPD tahun ini.
Baca juga:
Properti di Batam Diprediksi Naik 5 Persen di Tahun Ini, Berapa Harga Rumah Termurah?
Oknum Polisi Diduga Ajak Pengemudi Xpander Masuk Mobil Patroli Usai Ditilang, Ngapain ya?
Tanpa kampanye yang masif, ia berhasil menduduki kursi ketiga untuk Caleg DPD RI. Dalam karirnya, Ismeth pernah menjabat sebagai mantan Ketua Otorita Batam (BP Batam) pada tahun 1998-2005.
Selain itu ia juga menduduki ditunjuk Presiden SBY sebagai Penjabat Gubernur Kepulauan Riau tahun 2004-2005.
Saat ini ia berusia 77 tahun Ismeth dan diprediksi berhasil meraih kursi di Senayan. Berikut 5 nama caleg DPD wilayah Kepri yang mendapatkan suara terbanyak.
1. H. Dharma Setiawan: Mengumpulkan total suara sebanyak 84.420.
2. Ria Saptarika: Meraih total suara sebesar 50.665.
3. Drs. Ismeth Abdullah: Mantan Ketua Otorita Batam berhasil memperoleh 49.233 suara.
4. Dwi Ajeng Sekar Respaty, S.H., M.Kn.: Mendapatkan total suara 44.678.
5. Sirajudin Nur: Memperoleh total suara sebanyak 29.331.
Berita Terkait
-
Kasus Dugaan Politik Uang Caleg PDI-P di Tanjungpinang Tiba-tiba Dihentikan, Ada Apa?
-
Harga Cabai di Karimun Makin Mengigit, Tembus Rp 90 Ribu per Kg
-
Ria Saptarika Bantah Terlibat Politik Uang di Belakangpadang Batam
-
Hasil Perolehan Suara Sementara Pileg DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Siapa yang Unggul?
-
Ini 10 Partai dengan Perolehan Suara Tertinggi di Kepri, Golkar Merajai
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
BRI Group Borong Enam Penghargaan Finance Asia, dari Best CEO hingga Best Bank
-
Pengguna Qlola Tembus 99 Ribu, BRI Perkuat Platform Digital bagi Nasabah Bisnis
-
BRI Perkuat Ekosistem Emas, Dari Inklusi Keuangan Hingga Akumulasi Aset
-
Serentak di 131 Lokasi, BRI KKB National Expo 2026 Torehkan Rekor MURI
-
BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli