SuaraBatam.id - Nelayan di Pulau Pecong, Kecamatan Pulau Belakangpadang, Kota Batam, Kepulauan Riau, kebanjiran rezeki menjelang Tahun Baru Imlek 2575 Kongzili. Pasalnya iklan dingkis melimpah dan laris diekspor ke Singapura, bahkan harga jualnya fantastis.
Melansir Antara, Camat Belakang Padang Yudi Admajianto mengatakan, Pelabuhan Pulau Belakangpadang menjadi titik akhir proses ekspor ikan dingkis ke Singapura.
"Setiap hari, rata-rata 5 ton ikan dingkis diangkut kapal untuk dipasarkan di Negeri Singa tersebut," ungkap Yudi.
Musim panen ikan dingkis ini menjadi tradisi tahunan bagi warga Belakangpadang.
"Hampir semua orang memasang kelong di Pulau Pecong, Pulau Kasu, dan Pulau Pemping untuk menangkap ikan dingkis," kata Yudi.
Harga Ikan Dingkis Melonjak Tinggi
Harga ikan dingkis melambung tinggi saat Imlek. Nelayan bisa menjualnya dengan harga Rp300 ribu hingga Rp400 ribu per kilogram.
"Ikan dingkis di perairan Belakangpadang hanya bertelur setahun sekali, yaitu saat Imlek. Makanya, harganya jadi tinggi," ujar Toyib, seorang nelayan ikan dingkis di Pulau Pecong.
Toyib mengaku bisa meraup untung hingga Rp38 juta dalam sehari dari penjualan ikan dingkis. "Kelong saya bisa menghasilkan 5 kg ikan dingkis per hari. Biasanya, ikan ini dibeli oleh pengepul untuk dijual kembali ke Batam dan Singapura," terangnya.
Di hari biasa, harga ikan dingkis jauh lebih rendah, yaitu sekitar Rp25 ribu hingga Rp45 ribu per kilogram.
Berita Terkait
-
Tragis! Tukang Sate di Batam Meninggal Terpanggang dalam Kebakaran
-
Kejadian Mawardi Ngamuk di Gudang Logistik Batam Akan Dilaporkan ke KPU RI
-
Ketua KPU Batam Ngamuk Tendang Meja dan Marahi Petugas di Gudang Logistik, Ini Klarifikasinya
-
Viral Video Ketua KPU Batam Ngamuk Sampai Tendang Meja di Gudang Logistik Pemilu 2024
-
Fitur Baru Google: Blokir Pengguna Android di Singapura yang Nekat Instal APK Mencurigakan
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen
-
Wakil Kepala BGN Ingatkan Pihak Terkait MBG Bekerja Sama dengan Baik
-
BGN Minta Mitra dan Yayasan Peduli Terhadap Siswa-siswi Penerima Manfaat
-
Pejabat Utama dan Kapolres di Polda Kepri Dimutasi, Berikut Namanya
-
Anggota Polisi di Kepri Jalani Sidang Etik usai Diduga Aniaya Pacar