SuaraBatam.id - PT Adhi Karya memberikan klarifikasi terkait kecelakaan kerja yang menimpa salah satu karyawannya bernama Yakop dalam proyek Revitalisasi Masjid Raya Batam.
Menurut perusahaan, mereka sudah bertanggung jawab dan membiayai santunan. Pihak perusahaan menegaskan bahwa mereka telah bertanggung jawab atas biaya pengobatan korban dan siap memberikan santunan.
"Kami sudah tanggung jawab sepenuhnya sejak Yakob masuk rumah sakit hingga keluar. Kami membiayai pengobatannya, baik di rumah sakit maupun terapi tradisional setelah dia memutuskan pulang," ungkap Andhi Staf PT Adhi Karya (8/2/2024).
Andhi menjelaskan bahwa saat terjadi kecelakaan, Yakob langsung dilarikan ke Rumah Sakit Awal Bros. Namun, setelah beberapa hari, keluarganya memilih untuk melanjutkan pengobatan secara tradisional pada 7 Juli 2023.
"Kami tidak menghalangi sedikitpun, silahkan dari pihak keluarga mau seperti apa pengobatannya kami tidak ikut campur. Intinya kita cuma minta apapun apabila butuh biaya yang dia minta infokan ke PT Adhi Karya, karena kita akan bertanggung jawab untuk pengobatan," tegas Andhi.
PT Adhi Karya memiliki semua bukti kwitansi dari awal perawatan hingga terapi tradisional terakhir, dan membantah klaim bahwa mereka tidak bertanggung jawab.
Pihak PT Adhi Karya juga mengungkapkan telah beberapa kali menawarkan santunan kepada keluarga Yakob, namun hingga saat ini, keluarga korban belum menentukan besaran uang santunan yang diinginkan.
"Kita sudah menanyakan ke pihak keluarga, namun belum ada dari pihak keluarga sampai hari ini menentukan besarannya," ungkap Andhi.
Andhi menegaskan bahwa uang 1,5 juta yang diberikan kepada Yakob bukanlah santunan, melainkan biaya pengobatan.
Terkait tunggakan gaji, PT Adhi Karya menjelaskan bahwa perusahaan tidak dapat berbuat banyak karena pembayaran gaji dilakukan oleh mandor proyek, bukan langsung oleh perusahaan.
"Intinya terkait dengan Gaji sebelum kecelakaan itu semua sudah dilunasi, sedangkan setelah kecelakaan, mohon maaf dari pihak kami tidak tau, karena itu kebijakan atasannya sendiri atau mandor," tutup Andhi.
Berita Terkait
-
Nyawa Melayang, Pekerja Tersengat Listrik Saat Cor Proyek di Pelabuhan di Natuna
-
Sambut Imlek, 60 Dupa Raksasa Menjulang Tinggi di Vihara Budhi Bhakti Budha Batam
-
Muntah di Taksi Online Batam, Sopir Minta Penumpang Ganti Rp300 Ribu, Pungli atau Wajar?
-
Promosi Judi Online Pakai Selebaran Disebar di Perumahan Batam, Lengkap dengan Alamat Situs
-
Beredar Video Mahasiswa Poltek Batam Deklarasi Tolak Politisasi Kampus di Pemilu 2024
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Investasi Rp88 Triliun untuk Bangun AI Data Centre di Nongsa Batam
-
TNI AL Gagalkan Penyelundupan Puluhan Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Waspada Hujan Petir di Tanjungpinang, Senin 25 Mei 2026
-
Penipuan Jual Titik Dapur MBG di Batam, Warga Rugi Rp400 Juta
-
4 Sepatu Lari Lokal Murah, Ringan dan Nyaman dengan Cengkeraman Kuat