SuaraBatam.id - Sampah masih menumpuk di jalan Tempat Pembungan Akhir (TPA) Sebayar di Kecamatan Bunguran Timur, Natuna. Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Natuna Afriyudi mengatakan sampah sudah lama akibat alat berat yang digunakan rusak dan saat ini dalam tahap perbaikan.
"Segera kami tuntaskan. Hari ini kami mulai untuk membersihkannya dengan alat berat," ucapnya, dilansir dari Antara, 10 Januari 2024.
Ia menjelaskan jumlah sampah yang masuk ke TPA Sebayar mencapai 14-15 ton per hari.
"Kalau sudah satu minggu tidak dirapikan, pastinya akan berserakan," katanya.
Ia menambahkan pada Jumat (12/1) pihaknya akan melakukan kegiatan Jumat Bersih di TPA Sebayar. "Pada kegiatan Jumat bersih nanti kami akan merapikan sampah yang berterbangan di sekitar TPA," ujarnya.
Sementara Sholeh, warga Natuna, berharap pemerintah segera membersihkan sampah tersebut karena baunya membusuk.
"Semoga segera ditanggapi, agar tidak merugikan pihak lain," ucapnya.
Selain itu, menurutnya, masalah juga terjadi pada kendaraan pengangkut sampah, dimana sampah yang diangkut kerap berterbangan ke jalan raya. Kondisi demikian juga membahayakan pengguna jalan yang berpotensi menyebabkan kecelakaan.
"Kami pengguna jalan hanya bisa berharap, mobil pengangkut sampah untuk lebih mengutamakan kenyamanan pengendara lain ketika mengangkut sampah. Jika perlu dipasang terpal penutup atau jaring, agar sampah plastik tidak jatuh," ujar Sholeh.
Baca Juga: Kapal dan Nelayan Diminta Waspada, Gelombang Setinggi 4 Meter di Natuna Berlangsung pada Masa Ini
Berita Terkait
-
Belajar dari Nuanu: Bagaimana Kawasan Wisata Kurangi Sampah Sebelum Menumpuk di TPA?
-
Romantisasi Thrifting: Tren Hijau atau Eksploitasi Sampah?
-
Sering Dianggap Beban, Mengapa Pengelolaan Sampah Perlu Dianggap Sebagai Investasi?
-
Atasi Masalah Ini, Mahasiswa KKN Alternatif 104 UAD Sukseskan Program Bank Sampah di Sorosutan
-
Di Balik Kebakaran TPA Jatiwaringin: Bom Waktu Gas Metana dan Gagalnya Sistem Pengelolaan Sampah
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- 3 Sabun Muka Rekomendasi Dokter Estetika yang Ampuh Jaga Skin Barrier
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Terkini
-
Menembus Wilayah Kepulauan, Mantri Perempuan BRI Perkuat Inklusi Keuangan di Sulawesi Tengah
-
Viral Pungli di Jembatan Barelang Batam, Penertiban Dilakukan Besok
-
Pemprov Kepri Buka Suara Jawab Isu Pengurangan Ribuan PPPK
-
BRI Pastikan Seluruh Aktivitas Bisnis Dijalankan Transparan dan Hati-hati
-
Perkuat Ketahanan Ekonomi Purna PMI, BRI Peduli Gelar Pelatihan Wirausaha di Cirebon