SuaraBatam.id - Direktur Utama BAKTI Kementerian Kominfo Fadhilah Mathar menjelaskan 11 stasiun bumi untuk SATRIA-1 telah siap beroperasi untuk menunjang kinerja satelit tersebut.
“SATRIA-1 juga mulai beroperasi dan menjangkau fasilitas layanan publik mulai akhir tahun ini,” ujar Fadhilah, dilansir dari Antara, 28 Desember 2023.
SATRIA-1 berhasil meluncur dari Amerika Serikat pada pertengahan 2023 dan telah mencapai orbitnya pada November 2023.
Sebanyak 11 stasiun bumi itu tersebar di Manado, Manokwari, Timika, Jayapura, Pontianak, Kupang, Ambon, Banjarmasin, Tarakan, Cikarang, dan Batam. Stasiun bumi akan mendukung operasional SATRIA-1 dan membuat konektivitas digital semakin terintegrasi.
“Dengan beroperasinya BTS 4G di berbagai wilayah serta adanya SATRIA-1 yang didukung sejumlah stasiun bumi, kami berharap saudara-saudara kita yang berada di daerah 3T mendapat akses digital secara optimal,” kata Fadhilah.
Segera Diresmikan Presiden
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi mengatakan Presiden Joko Widodo bakal meresmikan dua infrastruktur digital yaitu stasiun bumi untuk Satelit Republik Indonesia-1 (SATRIA-1) dan menara Base Transceiver Station (BTS) 4G pada Kamis 28 Desember 2023.
“Bapak Presiden Joko Widodo besok meresmikan pengoperasian stasiun bumi SATRIA-1 serta 4.988 BTS 4G yang telah rampung dibangun BAKTI Kominfo di daerah tertinggal, terdepan, terluar,” kata Budi di Surabaya, Jawa Timur, Rabu.
Stasiun bumi SATRIA-1 dan BTS 4G yang diresmikan berada di Provinsi Sulawesi Utara. Stasiun bumi SATRIA-1 menempati posisi di Desa Matungkas, Kabupaten Minahasa Utara, sedangkan peresmian BTS 4G berada di Desa Bowombaru Utara, Kabupaten Kepulauan Talaud.
Baca Juga: Warga Batam Ini Kaget, Tiba-tiba Namanya Terdaftar di Partai Politik tanpa Persetujuan
Menkominfo Budi Arie mengatakan peresmian BTS 4G direncanakan berlangsung serentak di seluruh wilayah Indonesia dengan melakukan video konferensi jarak jauh dari berbagai titik yang terhubung dengan Presiden RI dari Kepulauan Talaud.
Pada perencanaan pembangunan BTS 4G untuk daerah terpencil, terdepan dan terluar (3T), Badan Aksesibilitas Telekomunikasi Informasi (BAKTI) Kemenkominfo membagi pembangunan infrastruktur tersebut menjadi dua tahap.
Tahap pertama telah rampung pada 2020 dengan capaian 1.682 layanan terbangun dan seluruh layanan telekomunikasi dimigrasikan ke jaringan 4G pada tahun yang sama. Sementara untuk tahapan kedua, pengerjaan BTS dibagi menjadi dua fase yaitu pada 2021 dan 2022 untuk 5.618 lokasi.
Pada tahapan kedua tersebut, kasus hukum terjadi dan membuat proyek infrastruktur digital BTS 4G untuk masyarakat di 3T sempat tertunda. Kemenkominfo melakukan perubahan struktur pada BAKTI Kementerian Kominfo dan berupayamerampungkan proyek tersebut pada 2023.
Pembiayaan pembangunan BTS 4G itu dikebut dengan sumber dana dari APBN dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang dikelola BAKTI Kementerian Kominfo.
Berita Terkait
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
UMR Tinggi, Tapi Kenapa Hidup Tetap Terasa Berat? Catatan Perantau di Batam
-
Cerita Perantau di Batam: Gagal Makan Ayam Penyet, Ujung-ujungnya Mi Ayam Jadi Penyelamat
-
Puncak Arus Balik Lebaran Kawasan Belawan-Batam
-
Jaksa yang Tuntut Mati ABK Fandi Ramadhan Minta Maaf, Akui Jadi Bahan Evaluasi
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
SPPG di Anambas Ditutup Imbas Ratusan Siswa Keracunan Makanan Gratis
-
Kompolnas Soroti Kasus Penganiayaan Sesama Polisi hingga Tewas di Polda Kepri
-
Sosok Bripda AS, Tersangka Penganiayaan Polisi Junior Polda Kepri hingga Tewas
-
Dividen BRI Tahun Buku 2025 Mencapai Rp52,1 Triliun, Pemegang Saham Nikmati Imbal Hasil Besar
-
Polda Kepri Tetapkan Bripda AS Tersangka, Inilah Kronologi Tewasnya Polisi Muda