SuaraBatam.id - Atlet tinju perempuan asal Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Vika Lido Yovita, lolos ke Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut. Menurut pelatih tim tinju Rionando Butarbutar, Vika Lido Yovita lolos PON setelah memenangkan pertandingan tinju kelas 60 kilogram pada ajang kualifikasi tahap dua di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 21 hingga 30 Oktober 2023.
“Puji syukur, satu atlet tinju kita menang menghadapi lawan-lawannya dari provinsi lain dan berhak meraih tiket PON XXI,” kata Rio di Batam, dilansir dari Antara, Kamis (26/10).
Sementara, Ketua KONI Kepri, Usep RS berharap jajaran pelatih dan atlet tinju memanfaatkan waktu yang ada untuk memaksimalkan persiapan jelang PON XXI agar dapat menyumbangkan medali bagi Kepri.
“Tinju salah satu cabang olahraga penyumbang medali setiap gelaran PON,” ujar Usep.
Usep mengatakan, hingga 26 Oktober, Kepri telah mengikuti BK Pra PON sebanyak 23 cabor. Sebanyak 18 cabor di antaranya lolos PON XXI, dengan total 52 nomor pertandingan dan 61 atlet.
Adapun rincian cabor dan atlet Kepri lolos PON Aceh-Sumut, antara lain selam dua nomor dan dua atlet, hapkido lima nomor dan enam atlet, wood ball satu nomor dan satu atlet, golf tiga nomor dan tiga atlet, menembak dua nomor dan dua atlet, ski enam nomor dan enam atlet.
Lalu aero modelling dua nomor dan dua atlet, IMI dua nomor dan dua atlet, bulu tangkis beregu dan empat atlet, muaithay satu atlet, sepeda sport empat atlet, triathlon tujuh atlet, IODI tiga atlet, IPSI silat tiga atlet, layar lima atlet, tarung derajat dua atlet, kick boxing enam atlet, dan tinju satu atlet.
Lanjut Usep mengatakan masih ada beberapa cabor yang akan melaksanakan BK Pra PON 2023 seperti panahan, dayung, biliar, panjat tebing, taekwondo, jujitsu, gulat dan sepuluh cabor di Porwil XI 2023 di Provinsi Riau.
“Kita optimistis untuk cabor dayung, panahan, biliar, jujitsu, taekwondo, dan lima cabor di Porwil XI lolos PON XXI Aceh-Sumut,” kata Usep. [antara]
Berita Terkait
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
UMR Tinggi, Tapi Kenapa Hidup Tetap Terasa Berat? Catatan Perantau di Batam
-
Cerita Perantau di Batam: Gagal Makan Ayam Penyet, Ujung-ujungnya Mi Ayam Jadi Penyelamat
-
Puncak Arus Balik Lebaran Kawasan Belawan-Batam
-
Jaksa yang Tuntut Mati ABK Fandi Ramadhan Minta Maaf, Akui Jadi Bahan Evaluasi
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Polda Kepri Tetapkan Bripda AS Tersangka, Inilah Kronologi Tewasnya Polisi Muda
-
Transaksi Tebus Gadai Kini Bisa via Super Apps BRImo dari BRI, Cashback 10% Menanti
-
Kematian Polisi Junior di Kepri: Propam Periksa 8 Personel, Satu Anggota Tersangka
-
Polisi Muda di Kepri Meninggal Diduga Dianiaya Senior, Tubuh Penuh Luka Lebam
-
Pejabat Imigrasi Kepri dan Batam Dicopot Imbas Skandal Pungli