SuaraBatam.id - Mal Pelayanan Publik (MPP) segera dibangun di Kabupaten Natuna tahun depan. Layanan publik dari berbagai instansi, termasuk Kementerian, lembaga, Pemerintah Provinsi, dan BUMN serta BUMD, serta sektor swasta akan terintegrasi di satu tempat.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna menyediakan MPP untuk meningkatkan kecepatan, kenyamanan, dan keamanan pelayanan serta memperkuat daya saing global dalam memberikan kemudahan kepada masyarakat Indonesia.
Kepala DPMPTSP Natuna, Ahmad Sofian, telah mengumumkan rencana pendirian MPP di Natuna. Peresmian MPP dijadwalkan akan berlangsung pada tahun 2024. Dalam operasionalnya, MPP akan mengadopsi pendekatan digital, memungkinkan warga untuk mengurus izin dan rekomendasi secara online tanpa perlu mengunjungi kantor pemerintah.
“Jadi orang Midai mau urus izin rekom minyak nantinya cukup dengan digital, tidak perlu datang lagi ke kantor,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ahmad Sofian menyebutkan bahwa berbagai dinas daerah, Provinsi, entitas vertikal, BUMN, dan BUMD akan terlibat dalam MPP. Untuk awalnya, MPP akan menyediakan 4 loket, termasuk PTSP, Disdukcapil, ULP, dan PDAM. Sementara itu, dinas atau lembaga lainnya akan diwakilkan dalam MPP.
Inisiatif ini merupakan upaya pemerintah Natuna untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengurus perizinan dan pelayanan. Ahmad Sofian menegaskan komitmen mereka dalam memberikan pelayanan yang lebih efisien dan modern kepada warga Natuna.
“Ini adalah upaya kami untuk mempermudah masyarakat dalam mengurus baik perizinan dan pelayanan,” pungkas Ahmad Sofian.
Berita Terkait
-
Ada Dugaan Kelalaian, Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Blackout Batam-Bintan
-
Buntut Blackout Batam-Bintan, Bukti Rambut Kera di Trafo Seret 5 Orang Jadi Tersangka
-
2 Tahun Prabowo-Gibran, 328 BUMN Disuntik Mati Demi Hemat Rp70 Triliun
-
Blackout Batam Bikin Curiga, Bos PLN Tak Tahu Penyebabnya
-
Danantara Buka Peluang Borong Saham BUMN saat IHSG Anjlok
Terpopuler
- Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP
- Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Kronologi Kader PDIP Musyafirin Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai Berujung Usulan Pemecatan
- 4 Shio Ini Diprediksi Panen Cuan dan Sukses Besar di Tahun Kambing Api 2027
Pilihan
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
Terkini
-
Bermula Monyet Masuk Gardu, Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Blackout Batam
-
Perkuat Ekonomi Rakyat, BRI Salurkan Kredit UMKM Rp1.235,4 Triliun
-
Nelayan Anambas Terombang-ambing Berhari-hari hingga Lautan Malaysia
-
Warga Diperiksa Polda Kepri usai Kritik Blackout Batam, Siapa Pelapornya?
-
Kabut Asap Menipis, Siswa di Batam Kembali Belajar ke Sekolah