SuaraBatam.id - Status hak pilih warga Rempang Batam yang akan direlokasi masih belum jelas. Ketua KPU Kota Batam Mawardi mengatakan sampai saat ini pihaknya masih berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat terkait status hak pilih warga Rempang nantinya.
"Sampai hari ini yang kami lakukan masih proses koordinasi dengan pemerintah daerah, baik itu kelurahan, kecamatan, maupun dari Badan Pengusahaan (BP) Batam," kata Mawardi di Batam Kepulauan Riau, Sabtu.
Sementara KPu telah melakukan pemetaan untuk warga Rempang yang sudah pindah ke hunian sementara, namun terdata pada daftar pemilih tetap (DPT).
"Kepada warga yang sudah pindah ke hunian sementara ini perlakuannya akan berbeda. Tentunya mereka harus mengurus surat pindah memilih atau proses daftar pemilih tambahan (DPTb)," jelasnya.
Menurutnya, bila sampai Pemilu 2024 sebagian warga belum direlokasi maka TPS di lokasi itu tetap ada. Namun, hal tersebut masih terus dikoordinasikan.
"Kami akan lihat sampai pemilu. Apakah nanti TPS (tempat pemungutan suara) tetap di sana (Rempang), atau nanti dilakukan pemindahan," ujarnya.
Berdasarkan data DPT di Pulau Rempang tercatat ada 8.000 lebih pemilih yang berada di dua kelurahan, yakni Rempang Cate sebanyak 13 TPS dan Sembulang 10 TPS.
Mawardi memastikan warga Rempang tetap punya hak pilih.
"Yang pasti, bagi warga yang terdampak relokasi dapat menyalurkan hak pilihnya. Itu yang paling penting," katanya. [antara]
Baca Juga: Ratusan Siswa SMP di Rempang Batam Jalani Pendampingan Psikososial
Berita Terkait
-
PLTS Terapung Tembesi 74 Persen Rampung
-
Ada Dugaan Kelalaian, Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Blackout Batam-Bintan
-
Buntut Blackout Batam-Bintan, Bukti Rambut Kera di Trafo Seret 5 Orang Jadi Tersangka
-
Blackout Batam Bikin Curiga, Bos PLN Tak Tahu Penyebabnya
-
Ibu Korban Blackout Batam: Hasil Pompa ASI Berminggu-minggu, Basi Dalam Hitungan Jam
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
Terkini
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Sopir Mobil Mewah Sempat Mau Kabur
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Detik-detik Kecelakaan Terekam CCTV
-
Mahasiswa Geruduk DPRD Batam: Protes Data Center, Blackout hingga Karhutla
-
BRI Perkuat Kompetensi Generasi Muda Lewat Program Magang Nasional 2026
-
Siswa SMA di Batam Cedera Kepala Dipukul Teman, Kacabdis Kepri: Namanya Anak-anak