SuaraBatam.id - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) baru mengumpulkan data terkait empat pekerja yang tewas di PT Pax Ocean Nanindah Mutiara Shipyard dan PT GMC Batam.
Di PT PaxOcean dua orang tewas keracunan tercatat sebagai pekerja Subcon PT Ganda Samudra. Sementara di PT GMC dua korban tewas terlindas kendaraan wheel loader.
Disnaker Kepri saat ini masih menunggu hasil investigasi ke perusahaan terkait.
"Apabila terbukti melakukan pelanggaran, sanksi akan diatur lebih lanjut dalam UU nomor 1 tahun 1970 tentang keselamatan kerja," ucap
Kepala Disnaker Kepri, Mangara Simarmata, dikutip dari batamnews--jaringansuara.com, Jumat (10/3/2023).
Kronologis
Kecelakaan kerja yang terjadi di PT Pax Ocean Nanindah Mutiara Shipyard telah menewaskan dua pekerja saat mereka membersihkan tanki Kapal Pertamina Abherka.
Diduga, uap racun masih tersisa di dalam tanki tersebut dari material bekas minyak yang akan dibersihkan.
Sedangkan di PT GMC Batam, terjadi kecelakaan saat sebuah alat berat melindas dua pekerja hingga mengakibatkan kematian mereka.
Kecelakaan kerja yang terjadi di kedua perusahaan tersebut menunjukkan pentingnya penegakan keselamatan kerja di industri.
Baca Juga: Batam Kerap Banjir, Pemko Batam Baru Usul Pembentukan Badan Penanggulangan Bencana
“Tim sudah turun untuk melakukan penumpulan bukti dan keterangan. Tim masih bekerja di masing-masing perusahaan. Sanksi tentu ada, tapi belum bisa disimpulkan karena masih dalam proses pengumpulan data,” sebut Mangara.
Berita Terkait
-
Buron ke Singapura, Ini Tampang Bos THM Planet Batam yang Jadi Buruan Bareskrim dan Interpol
-
Pemerintah Diskon 50% Iuran JKK-JKM untuk Pekerja di Sektor Sampah
-
Tanpa Dokumen, 51 Ayam Bangkok Asal Malaysia Disita
-
1,3 Ton Obat Bius dalam Teh Cina Disita Bea Cukai - TNI dari Kapal Asing di Batam
-
Dari Kegagalan Menuju Sapta Abdi Praja, Charina Anggie Simbolon Wujudkan Mimpi Sang Ayah
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
BRI Group Borong Enam Penghargaan Finance Asia, dari Best CEO hingga Best Bank
-
Pengguna Qlola Tembus 99 Ribu, BRI Perkuat Platform Digital bagi Nasabah Bisnis
-
BRI Perkuat Ekosistem Emas, Dari Inklusi Keuangan Hingga Akumulasi Aset
-
Serentak di 131 Lokasi, BRI KKB National Expo 2026 Torehkan Rekor MURI
-
BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli