SuaraBatam.id - Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad ikut menyoroti perundungan yang terjadi SMK Satu Bangsa Harmoni Batam baru-baru ini.
Ansar sangat menyayangkan kejadian itu apalagi dilakukan oleh oknum guru di sekolah tersebut.
Ia menyarankan agar pihak sekolah memberikan pemahaman terkait bullying. Menurutnya masalah tersebut sudah diketahui Dinas Pendidikan.
"Itu sudah ditangani oleh Dinas Pendidikan. Nanti biar didudukkan, lah, baik-baik supaya jangan sampai terjadi lagi," kata Ansar, dikutip dari Batamnews--jaringan suara.com, Rabu (18/1/2023) malam, di Batam.
Ansar berharap Dinas Pendidikan memberikan peringatan keras.
"Saya suruh segera (menyelesaikan masalah) itu, dan kasi peringatan keras, lah," ujarnya.
Jika kejadian serupa terulang lagi, ia berjanji tak akan lepas tangan. Pelaku harus menjalani proses hukum agar ada efek jera.
"Kalau kejadian berulang lagi tentu berhadapan dengan proses hukum. Maka ini kita kasi peringatan keras. Nanti Pak Kadis Pendidikan yang menangani itu, sudah saya perintahkan," pungkasnya.
Guru Balik Laporkan orang tua siswa
Sebelumnya, mantan guru sekolah tersebut berinisial AH dan SAP, melaporkan orang tua siswi berinisial SI yang menjadi korban perundungan, Indra ke Polda Kepri.
Kuasa hukum AH dan SAP, Suherman mengungkapkan laporan kliennya mendasarkan pada etika orang tua SI yang merupakan seorang anggota Polri.
"Saat mediasi permasalahan di sekolah, Indra yang merupakan orang tua korban membawa senjata api dengan berpakaian dinas lengkap," ujar Suherman, Selasa (17/1/2023)
Berita Terkait
-
Cerita Perantau di Batam: Gagal Makan Ayam Penyet, Ujung-ujungnya Mi Ayam Jadi Penyelamat
-
Puncak Arus Balik Lebaran Kawasan Belawan-Batam
-
Jaksa yang Tuntut Mati ABK Fandi Ramadhan Minta Maaf, Akui Jadi Bahan Evaluasi
-
Cara Baru Menikmati Deretan Supercar Eksotis di Jantung Kota Batam
-
Habiburokhman Bersyukur ABK Penyelundup 2 Ton Sabu Lolos dari Vonis Mati: Sesuai KUHP Baru
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Rebranding dan Transformasi Bawa BRI Masuk Jajaran 500 Merek Paling Bernilai Dunia
-
Harga Plastik Naik, Warga Batam Diajak Gunakan Tas Ramah Lingkungan
-
Perkuat Akses Kesehatan Inklusif, BRI Gelar Pemeriksaan Gratis bagi Ribuan Masyarakat
-
Pelaksanaan PPDB Madrasah 2026 di Batam Diawasi Ombudsman
-
Program Beasiswa Kepri 2026 Resmi Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftarnya