"Dia menderita patah tulang rusuk dan memar di sekujur tubuhnya," kata Katzir.
Anggota parlemen Knesset Aida Touma-Sliman dan Ofer Cassif, dari Hadash-Ta'al, mengutuk serangan itu dan meminta mereka yang berada di baliknya untuk bertanggung jawab.
"Serangan mengerikan ini adalah akibat langsung dari pembungkaman kriminal... dari Perdana Menteri Yair Lapid, Menteri Pertahanan Benny Gantz, dan Menteri Keamanan Publik Omer Bar-Lev dalam menghadapi terorisme pemukim," kata Touma.
Standar Ganda
Sementara pada Jumat kemarin, Kepala Staf Israel Aviv Kochavi dengan cepat mengutuk serangan oleh pemukim terhadap tentara Israel, tidak ada kritik seperti itu yang dibuat oleh tentara atas serangan terhadap warga Palestina.
Seorang tentara Israel dari pemukiman ilegal Tepi Barat dekat Nablus ditangkap pada hari Kamis karena dicurigai berpartisipasi dalam serangan pemukim terhadap unit Israel pada hari sebelumnya.
Pada Kamis pagi, sekelompok pemukim melemparkan batu ke kendaraan Palestina yang lewat di Huwwara, sebelum menyerang tentara Israel yang dikirim ke daerah itu dengan gas merica.
Sebuah sumber keamanan mengatakan bahwa hal itu bertentangan dengan klaim pejabat keamanan senior yang menyebut serangan terhadap warga Palestina dilakukan oleh segelintir pemukim yang tidak terkendali, yang dikenal oleh lembaga keamanan, mereka sebenarnya dilakukan oleh sejumlah besar orang pemukim, termasuk perempuan dan anak-anak.
Sumber itu menambahkan bahwa serangan oleh para pemukim adalah upaya untuk mengobarkan situasi di wilayah pendudukan untuk kepentingan kampanye partai menjelang pemilihan bulan depan di Israel.
Baca Juga: Maarif Institute Apresiasi Kebijakan Australia Soal Ibu Kota Israel
Kontributor : Maliana
Berita Terkait
-
Ekonomi Israel di Ambang Kolaps, Perang Lawan Iran Habiskan Rp45 Triliun Per Minggu
-
Kenapa Komentar Reza Rahadian Ini Dianggap Pro Israel?
-
Ketegangan Memuncak: Korban Jiwa di Iran Tembus 1.145 Orang
-
Rusia, China, dan Korea Utara Kutuk Serangan AS-Israel ke Teheran
-
Purbaya Klaim Anggaran Negara Masih Aman di Tengah Perang AS-Israel-Iran
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Batam dan Sekitarnya, Kamis 5 Maret 2026
-
Perusahaan di Kepri yang Telat Bayar THR Bakal Didenda Lima Persen
-
7 Rekomendasi Promo Kulkas 2 Pintu Sharp Terbaik Hanya di Blibli
-
Jadwal Buka Puasa Batam dan Sekitarnya, Rabu 4 Maret 2026
-
Jadwal Buka Puasa Batam dan Sekitarnya, Selasa 3 Maret 2026