SuaraBatam.id - Satu unit truk bermuatan tabung gas 3 kilogram milik Pertamina, terjun ke dalam Dam Mukakuning setelah terlibat kecelakaan dengan satu unit Toyota Rush, Sabtu (8/10/2022).
Pantauan di lokasi, akibat kecelakaan kedua unit mobil ini, tampak mobil berplat BP 9168 DE milik Pertamina sudah berada di dalam Dam, serta muatan truk juga terlihat berhamburan.
Hal ini membuat Tukin (31) pengemudi truk bermuatan tabung gas, disibukkan dengan menyelamatkan tabung gas yang telah masuk ke dalam air.
Bahkan beberapa kali Tukin terlihat harus berenang hanya untuk menyelamatkan muatan truk yang dikendarainya.
"Ini dampak dari tabrakan yang saya alami tadi. Hampir mati aku," jelasnya ditemui di lokasi kejadian, Sabtu (8/10/2022).
Tukin menjelaskan, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 08.00 WIB disaat ia melaju dari arah Tembesi menuju Panbil.
Namun saat melintasi kawasan Bukit Daeng, ia dikejutkan dengan laju Toyota Rush bernomor plat BP 1368 ZR, yang seketika mengubah lajurnya.
"Pas di turunan Bukit Daeng, tiba-tiba mobil Rush itu oleng dan mengubah lajurnya. Dia tadinya melaju di kanan dan saya di kiri," paparnya.
Mobil yang dikendarai Tukin, kemudian ditabrak pada bagian depan sehingga dia terpaksa membanting stir kendaraannya.
Baca Juga: Lebih dari 8 Investor Ikut Bangun Pusat Data di Batam
"Karena kondisinya dia juga kencang sehingga akhirnya mobil nya parah begitu. Saya juga yang ingin menghindar bahkan sampai injak rem hingga blong. Dan akhirnya memilih untuk terjun ke kawasan Dam. Untung saja saya pakai sabuk pengaman," lanjutnya.
Tukin kemudian melanjutkan tidak mengetahui identitas pengendara Toyota Rush tersebut.
Tukin mengaku hanya melihat seorang pria yang turun dari dalam kendaraan dan terlihat panik, kemudian satu penumpang lainnya diduga merupakan anak di bawah umur.
"Yang aku lihat turun laki-laki. Tapi kelihatan panik, kemudian dia aku liat bawa anak-anak juga dari dalam mobil. Mereka udah dibawa untuk mendapat pengobatan. Kayaknya di dalam mobil itu keluarga. Tadi pengemudi mobil itu sempat bilang banting stir ke kiri karena mau hindari kucing," terangnya.
Sementara itu, pantauan di lokasi saat ini terlihat arus lalu lintas yang terpantau macet, dikarenakan banyaknya pengendara sepeda motor yang berhenti untuk melihat lokasi kecelakaan.
Mobil Toyota Rush yang disebut sebagai penyebab kecelakaan, juga terlihat mengalami kerusakan yang cukup parah di bagian depan setelah menabrak pembatas jalan.
Tag
Berita Terkait
-
Daftar 13 SPBU yang Sudah Tidak Jual Pertalite Lagi
-
Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite
-
Pertamina-Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi & Infrastruktur Strategis
-
Sejumlah SPBU Pertamina Tak Lagi Jual Pertalite, Ini Alasannya
-
UMKM Mitra Binaan Pertamina Mengudara, Kini Menjangkau Penumpang Pesawat Pelita Air
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Pengawal Pribadi Gubernur Kepri Terseret Pengawalan Bos Judol, Polda Angkat Bicara
-
Penangkapan Ratusan Pelaku Scam di Baloi View Batam, 5 Bos Judol Kabur Duluan
-
210 WNA Pelaku Scam Dibekuk di Batam, Waspadai Perpindahan 'Alumni' Kamboja
-
Ratusan Warga Asing Ditangkap di Apartemen Baloi View Batam, Diduga Pelaku Scam
-
Dividen BRI 2025 Tembus Rp52,1 Triliun, Didukung Kinerja dan Laba Solid