SuaraBatam.id - Singapura menyimpan banyak pilihan destinasi wisata sejarah dari zaman terdahulu. Misalnya satu museum bersejarah yang berlokasi di Pasir Panjang,Par Haw Villa.
Museum ini banyak menyimpan kebudayaan-kebudayaan kuno dari kebudayaan Tionghoa yakni Par Haw Villa.
Lokasi museum ini bersebelahan dengan Stasiun MRT Par Haw Villa ini, dengan suguhan ornamen bergaya Tionghoa zaman dahulu dan memang banyak mengulas kebudayaan Tionghoa.
Memang, Haw Par Villa sendiri tersohor dengan penggambarannya yang jelas akan "Ten Courts of Hell" dari cerita rakyat Tionghoa dan akan bisa menjadi pengingat para pengunjung akan dahsyatnya pembalasan di masa mendatang serta tempat ini juga bisa menjadi lokasi pembelajaran dan penggambaran yang nyata akan moralitas Tionghoa tradisional.
Pada area kompleks museum, berbagai patung dewa-dewi yang mereka percayai juga turut hadir di area komplek museum.
Bahkan, dari sejak awal pengunjung masuk sudah banyak disuguhkan oleh berbagai macam patung seperti patung Dewi Kwan Im yang langsung mengingatkan kita pada serial terkenal yaitu Sun Go Kong dan memang banyak Dewa-Dewi yang ada di museum ini hadir dalam serial tersebut.
Area kompleks yang cukup luas ini juga memiliki berbagai ornamen yang bisa dijadikan objek foto.
Setelah puas melihat area luar yang begitu indah dengan deretan patung-patung.
Para pengunjung akan disuguhkan dengan sebuah serial film dokumenter yang menceritakan berbagai hal mengenai kehidupan dan juga keagamaan.
Baca Juga: Kapan Maulid Nabi Muhammad 2022? Catat Tanggal Dan Amalannya
Memang, museum ini erat dengan kebudayaan dan agama.
Setelah asyik menyaksikan film dokumenter sebagai pengantar sebelum memasuki area museum, para pengunjung dipersilahkan untuk keluar ruangan studio dan segera memasuki museum.
Dalam museum tersebut, terdapat kurang lebih 1.000 patung dan 150 diorama yang menggambarkan adegan nyata dari karya sastra Tionghoa nan legendaris seperti Journey To The West, Madame White Snake, dan kisah Eight Immortals.
Dari pintu awal, kita akan disuguhkan dengan berbagai perlakukan dan juga penyiksaan di berbagai neraka yang mereka percayai dari neraka pertama hingga neraka yang ke-10.
Dengan berbagai pembalasan dari apa yang pernah dilakukan di kehidupan sebelumnya. Misal, seorang yang semasa hidupnya sering membunuh untuk mencuri harta maka orang tersebut akan masuk dalam area neraka ke-5 dan akan mendapat siksaan tubuhnya dilempar ke bukit yang di bawahnya terdapat pisau yang tajam.
Selain itu, banyak berbagai gambaran yang menyeramkan akan penyiksaan di neraka yang mereka percayai.
Semua tergambar dengan jelas sehingga tidak hanya melihat berbagai ornamen ilustrasi melainkan memberikan kita kesabaran untuk menjadi pribadi yang lebih baik di kehidupan saat ini.
Berita Terkait
-
Kapan Maulid Nabi Muhammad 2022? Catat Tanggal Dan Amalannya
-
Jangan Anggap Enteng, Curacao Pernah Jadi Lawan Terberat Amerika Serikat
-
Usai Minta Naikan Harga BBM Jadi Rp 1 Juta Per Liter, Nikita Mirzani Pamer Uang Dolar Singapura
-
5 Wisata Indah di Jawa Barat yang Menyimpan Legenda, Salah Satunya Megalitikum Tertua di Dunia
-
Punya Daerah Penghasil Aspal , Indonesia Masih Bergantung Impor dari Singapura
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Lewat AgenBRILink, Kursumawati Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan Masyarakat Serbalawan
-
Pukul, Tendang lalu Menyeret: Sadisnya Oknum Satpam Aniaya Karyawati di Bintan
-
Penganiayaan Brutal Karyawati Hotel di Bintan: Pelaku Pakai Sepatu Boots
-
Didampingi BRI, UMKM Brownies Ketan Sidoarjo Ekspor hingga Australia dan Turki
-
Gaji PPPK Pemkot Batam Aman, Tersedia hingga 2027