SuaraBatam.id - Seorang pembobol rumah warga di Bengkong ditangkap aparat Polsek Bengkong di Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau pada Selasa (27/9/2022).
Pria berinisial DRT (24) itu hendak melarikan diri dari Batam, ditangkap di pintu keberangkatan Bandara Hang Nadim.
Ia akan kabur dengan menggunakan pesawat tujuan Surabaya, Jawa Timur.
DRT diduga telah melakukan pencurian sebuah rumah di Perumahan Golden Prima, Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong.
Melansir Batamnews--jaringan suara.com, Kanit Reskrim Polsek Bengkong, Iptu Rio Adrian mengatakan rumah yang dibobol tersebut disebut polisi milik Melvi Tobias.
Sejumlah perhiasan bernilai Rp 90 juta raib dalam peristiwa pembobolan yang terjadi pada Senin (26/9/2022).
Ihwal pencurian itu diketahui saat pemilik rumah pulang kerja dan melihat pintu belakang rumah dalam keadaan terbuka.
"Di pintu itu ditemukan kerusakan seperti bekas dicongkel," ujar Rio, Rabu (28/9/2022).
Baca: Kejadian di Bengkong Laut, Bayi Perempuan Dibuang di Bak Sampah Hanya Dibungkus Koran
Baca Juga: Kapal Tanker MT Zakira Kedapatan Bawa BBM tanpa Dilengkapi Dokumen di Karimun
Kemudian, lanjut Rio, karena merasa curiga korban langsung memeriksa barang miliknya yang berada di rumah. Alhasil sejumlah perhiasan hilang.
Adapun barang yang hilang tersebut berupa 3 kalung emas beserta liontin, 7 cincin emas, 1 gelang kaki emas, 1 anting berlian, 1 jam tangan serta 1 dompet berisi perhiasan dan buku rekening serta 1 jam tangan mewah.
"Kalau ditotalkan bernilai mencapai Rp 90 juta," kata dia.
Sementara itu, diketahui DRT masih memiliki hubungan kerabat dengan pemilik rumah.
Polisi juga mendapatkan sejumlah barang bukti yaitu dua kalung emas beserta liontin, satu cincin berlian, tiga cincin emas, satu gelang kaki emas, satu anting berlian dan satu jam tangan mewah merk Redamancy bersama kotaknya.
Selain itu alat yang digunakan pelaku untuk melakukan aksinya juga turut disita berupa satu tangan alumunium dan motor Vega R.
Berita Terkait
-
Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Bantah Ekspor Ilegal, PT PMM Siap Tempuh Jalur Hukum Soal Penahanan Kapal Capricorn di Batam
-
Obral Izin Masuk Berujung Bencana: Ketika Bandar Judi Internasional Menyamar Jadi Wisatawan
-
Hujan Deras Lumpuhkan Changi, 319 Penumpang Terjebak 2,5 Jam di Batam
-
Niatnya Go Green Pakai Wadah Sendiri, Eh Malah Kena 'Pajak' Tak Terduga
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Cemburu Pacar Digoda, Pria Siram Air Keras ke Warga di Sagulung Batam
-
Bos Klub Malam Ditangkap Diduga Terkait Pengeroyokan Polisi di Tanjungpinang
-
Anggota DPRD Lingga Capt Ahmad Pajar Meninggal saat Menunaikan Ibadah Haji
-
Geger Pulau di Lingga Kepri Dijual Online Seharga Rp65 Miliar
-
Investasi Rp88 Triliun untuk Bangun AI Data Centre di Nongsa Batam