SuaraBatam.id - Potongan video Mulan Jameela yang tengah rapat bersama anggota DPR, viral di media sosial.
Gara-gara video itu namanya sempat trending di Twitter.
Hal tersebut karena keberaniannya menyampaikan pendapat saat rapat anggota komisi VII DPR, bersama Ditjen ILMATE Kementrian Perindustrian.
Mulan Jameela dinilai netizen memiliki pandangan, yang sangat mewakili perasaan “emak-emak”, ketika tidak menyetujui salah satu rencana program pemerintah, yang diduga akan merugikan kaum ibu-ibu tersebut.
Sebagaimana diketahui pemerintah, melalui Kementrian Perindustrian, saat ini tengah merencanakan program konversi kompor gas LPG kepada kompor listrik.
Mulan yang saat itu diberikan kesempatan, untuk menyampaikan pendapatnya, merasa kebijakan tersebut terlalu diburu-buru.
"Urusan program ini adalah program kebijakan PLN dengan bapak Presiden, tapi saya lihat sepertinya terlalu buru-buru gitu. Kok mendesak banget," ujar Mulan Jameela dikutip dari Instagram Contentexplor, Sabtu, 24 September 2022.
"Ini benar-benar apa ya, menimbulkan masalah lagi," sambung Mulan.
Kritikan Mulan kepada instansi pemerintah tersebut, didasari oleh pengalamannya, yang sudah lama memakai kompor listrik di rumahnya.
Baca Juga: Fantastis : Kekayaan Anne Ratna Mustika di Perkirakan Rp 7,2 Milyar
Mulan menganggap pemakaian kompor listrik di Indonesia tidak akan cocok, lantaran masakan Indonesia memiliki perbedaan cara memasak nya dengan negara lain.
“Ini saya jujur ya, kapasitas saya sebagai anggota dewan dan sebagai emak-emak. Kami di rumah aja punya kompor listrik tetap tak bisa lepas dari yang (kompor) gas, karena masakan Indonesia ya beda bukan masakan orang bule yang pancinya ya seukuran gitu aja," ujar Mulan.
Tak hanya itu saja, Mulan pun merasa pemakaian kompor listrik di Indonesia, akan memberatkan sebagian orang, terlebih dari kalangan yang kurang mampu perekonomiannya.
"Masyarakat yang kurang mampu kan daya listriknya kan 450, ini kebutuhannya (kompor listrik) 1.200-1.800 watt, gede sekali," ujar Mulan.
Tidak hanya itu saja, Mulan pun menjelaskan ia sempat memiliki pengalaman kompor listrik nya yang rusak, akibat ketidakstabilan daya listrik di salah satu rumahnya, yang berada jauh dari perkotaan.
Sehingga rencana pemerintah kali ini, ditentang Mulan karena hanya membuang-buang APBN negara.
Berita Terkait
-
RUU 'Antek Asing': Senjata Lawan Propaganda atau Alat Bungkam Suara Kritis?
-
Demi Kebutuhan Pabrik, DPR Desak ESDM Beri Tambahan Kuota RKAB ke Vale
-
Ketua Komisi II DPR Tegaskan Rencana Kodifikasi Batal, Fokus Hanya Revisi UU Pemilu
-
Tepis Isu Simpang Siur, Dasco Tegaskan Tak Ada Wacana Pilpres Dipilih MPR dalam Revisi UU Pemilu
-
DPR Tegaskan Revisi UU Pilkada Tak Masuk Prolegnas, Tepis Isu Pemilihan via DPRD
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Beasiswa untuk 1.100 Mahasiswa 7 Kampus Negeri Ternama, Batam Jadi Tujuan Belajar
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen
-
Wakil Kepala BGN Ingatkan Pihak Terkait MBG Bekerja Sama dengan Baik
-
BGN Minta Mitra dan Yayasan Peduli Terhadap Siswa-siswi Penerima Manfaat
-
Pejabat Utama dan Kapolres di Polda Kepri Dimutasi, Berikut Namanya