Scroll untuk membaca artikel
Eliza Gusmeri
Kamis, 22 September 2022 | 16:20 WIB
Suasana Pasar Botania I yang Kini Tampak Sedikit Sepi Paska Kenaikan BBM yang Berpengaruh Terhadap Komoditi Pangan (suara.com/partahi)

SuaraBatam.id - Para pedagang di pasar Batam mengeluhkan kenaikan beberapa komoditi pangan di daerah itu pasca kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) sejak seminggu lalu.

Seperti yang dikeluhkan oleh Along salah satu pedagang bahan pangan di Pasar Botania I, Batam Center.

"Harga bawang sekarang naik, bawang merah dari Jawa sekarang harga jualnya udah Rp35 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp32 ribu," ujarnya, Kamis (22/9/2022).

Along melanjutkan, untuk harga komoditi lain seperti bawang merah Birma juga mengalami kenaikan hingga Rp38 ribu per kilogram.

Baca Juga: Viral Siswa SDN 04 Tanjunguma Batam Belajar tanpa Meja dan Bangku, Kurang Anggaran?

Kenaikan harga bawang Birma Balary juga diutarakannya mengalami kenaikan yang cukup signifikan, dan kini sudah mencapai Rp50 ribu per kilogram.

"Kenaikan harga bawang di tempat aku sudah naik sejak seminggu belakangan ini," ungkapnya.

Dengan kenaikan harga komoditi ini, Along sendiri menyebutkan hal ini berpengaruh terhadap pendapatan dari hasil penjualan.

"Syukur-syukur bisa capai target untuk jualan bawang ini bang. Sekarang susah, lebih banyak sisa daripada yang bisa dijual. Udah mulai terasa sih sejak minggu kemarin," ungkapnya.

Sementara di warung lainnya, harga cabai merah keriting saat ini dijual bervariasi, mulai dari harga Rp70 ribu hingga Rp75 ribu per kilogram.

Baca Juga: Terkesan Lambat, Penyeludup Mobil Mewah di Batam Belum Disidang, Apa Sebab?

Sedangkan cabai rawit berkisar di harga Rp40 ribu, dan harga cabai setan Rp85 ribu per kilogram.

Load More