SuaraBatam.id - Seekor buaya sepanjang hampir dua meter yang masuk kolam warga Desa Tembeling, Kecamatan Teluk Bintan, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
"Kami mendapat laporan dari bhabinkamtibmas Polres Bintan bahwa ada buaya masuk ke kolam ikan warga, sore tadi," kata Kepala UPT Damkar Kecamatan Topaya, Makmur, di Bintan, Rabu, dilansir dari Antara.
Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) mengevakuasi akhirnya mengevakuasi buaya tersebut.
Makmur memerintahkan Tim Damkar Toapaya turun langsung ke lapangan untuk melakukan proses evakuasi terhadap buaya tersebut.
Ia mengatakan tim yang bertugas memakai alat rescue dan evakuasi dengan mengutamakan keamanan dan keselamatan.
"Kondisi di lapangan kondusif. Buaya akhirnya berhasil dievakuasi dengan bantuan bhabinkamtibmas dan warga setempat sebelum Shalat Maghrib," ujarnya.
Ia menyebutkan reptil bertubuh besar yang hidup di air itu akan diserahkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) di Kota Batam, Kamis (15/9).
"Untuk sementara, buaya diamankan di kantor Damkar Toapaya dalam kondisi diikat tali dan mulut dilakban," ucap Makmur.
Pihaknya turut mengimbau kepada warga setempat segera melapor ke petugas Damkar atau pihak berwenang terkait lainnya apabila menemukan buaya atau hewan berbisa masuk ke lingkungan pemukiman warga agar dapat ditangani segera.
Baca Juga: Geger Penemuan Mayat Pria di Lubuk Buaya Padang, Sekujur Tubuh Menghitam
"Warga jangan bertindak sendiri, karena hewan jenis ini sangat berbahaya bagi manusia," katanya. [antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli
-
Pemkot Batam Soroti Izin Tempat Hiburan Jadi Lokasi Kasino yang Digerebek Bareskrim
-
Bareskrim Tangkap 197 Orang dalam Penggerebekan Kasino Di Batam
-
Bareskrim ke Nagoya Food Court Batam, Gerebek Diduga Sarang Perjudian
-
Tawarkan Jasa Seks via MiChat, Wanita Batam Dihukum Setahun Penjara di Malaysia