SuaraBatam.id - Penyelundupan mobil mewah dari Singapura diduga dilakukan sebuah perusahaan galangan kapal (Shipyard) di wilayah Kecamatan Sagulung, Kota Batam.
Dari informasi yang dihimpun, mobil-mobil mewah selundupan kerap masuk dari perusahaan tersebut.
Bahkan, baru-baru ini tiga unit sport car yang belum lama ini diamankan oleh Ditreskrimsus Polda Kepulauan Riau (Kepri).
Batamnews.co.id--jaringan Suara.com berhasil mewawancari seorang sumber yang mengetahui jalur penyelundupan mobil tersebut.
Sumber itu menyebut bahwa perusahaan galangan kapal tersebut kerap menjadi pintu masuk mobil-mobil selundupan. Disebut-sebut bahwa sebanyak 12 mobil selundupan yang telah masuk ke Batam belum lama ini.
"Diperkirakan sebanyak 12 unit mobil telah diselundupkan dan masuk ke Batam melalui perusahaan itu," ujar sumber itu, Minggu (17/7/2022).
Mobil-mobil tersebut diangkut dari Singapura menggunakan sebuah kapal kayu. Namun kapal tersebut hanya dapat mengangkut 4 unit mobil dalam sekali jalan. Diperkirakan kapal tersebut sudah 3 kali masuk ke Batam untuk membawa mobil-mobil sport.
Dikatakannya juga, perusahaan galangan tersebut memiliki terminal khusus (tersus) untuk masuknya kapal tersebut dan menurunkan mobil yang diangkutnya. Namun izin masuk kapal tersebut diduga disalahgunakan oleh pemilik perusahaan.
"Kita tak tau izinnya, yang jelas kapal itu masuk hanya untuk menurunkan mobil-mobil selundupan saja. Informasi yang kita punya bahwa mereka telah memasuki kapal pengangkut mobil selundupan sebanyak 3 kali dengan sekali jalan membawa 4 unit dengan total semua sudah 12 unit mobil yang diselundupkan," beber sumber tersebut.
Aktivitas penyelundupan mobil tersebut dilakukan oleh pihak perusahaan pada malam hari saat libur kerja. Hal itu dilakukan agar pekerja di galangan itu tak mengetahui aktivitas penyelundupan yang dilakukan pihak perusahaan.
"Masuknya saat hari libur tengah malam atau dini hari, yang saya ketahui masuknya kemarin saat malam takbiran hari raya idul Fitri, kemudian hari Minggu (3/7/2022) dan hari Minggu (10/7/2022) atau tepatnya saat malam takbiran hari raya idul adha," katanya.
Mobil-mobil mewah itu diduga milik seorang pengusaha ternama di Batam berinisial I alias S. Ia disinyalir menjadi aktor penyelundupan mobil dari Singapura itu.
Disebut-sebut bahwa ia juga merupakan pemilik galangan kapal tersebut. Namun perusahaan galangan itu diatasnamakan orang lain. Hal ini agar aktivitas penyelundupan yang ia lakukan tak terendus oleh aparat penegak hukum.
"Dia memang pengusaha di Batam, namun dia merupakan warga negara Singapura. Ia memiliki istri di Batam berinisial A yang mengurus aktivitas penyeludupan mobil itu di Batam," jelas sumber tadi.
"Perusahaan galangan itu juga punya dia, diatasnamakan orang lain, ada orang yang disuruhnya pasang badan," tambahnya.
Tag
Berita Terkait
-
Gasak China! Pusarla Sindhu Vs Wang Zhi Yi, Hasil Singapura Open 2022
-
Harga Tiket Singapura Jakarta Tembus Rp9 Juta Pada Akhir Pekan
-
Sebanyak 2.362 Guru Mengaji, Imam Masjid dan Mubalig di Batam Dapat Insentif dari Pemko
-
Banyak Pengendara Tergelincir di Jalan Raya Batu Batam, Diduga karena Minyak Tumpah: Polisi Kesulitan Cari Pelaku
-
Absen 2 Tahun karena Pandemi, Masyarakat Etnis Tionghoa Batam Kembali Rayakan Ritual Bakar Tongkang
Terpopuler
- Di Tangan Suahasil, MBG Jadi Prioritas Subsidi Energi Dipangkas
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- 7 Sepatu Jalan Paling Awet yang Solnya Empuk untuk Perjalanan Jauh
- Tan Cheng Hoe Gerah Lihat Pemain Malaysia Larut dalam Kekecewaan: Stop Nangis
Pilihan
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
Terkini
-
BRI Perkuat Tata Kelola Dengan Budaya Integritas dan Antikorupsi
-
Rekam Jejak Mayjen TNI Rionardo, Panglima Pertama Kodam XXV Kepri
-
Batam Dikepung Kabut Asap, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Karhutla di Kepri
-
Jabat Kabareskrim Polri, Kapolda Kepri Asep Safrudin Naik Pangkat Jadi Komjen
-
Kapolri Tunjuk Irjen Suhendri Jabat Kapolda Kepri Gantikan Irjen Asep Safrudin