SuaraBatam.id - Billie Eilish membuat pernyataan ia lebih baik mati ketimbang tidak menjadi Ibu. Pernyataan itu akhirnya jadi bahan perbincangan publik.
Dilansir dari laman Daily Mail, Billie Eilish memberikan pernyataan itu saat melakukan wawancara yang eksklusif dengan pihak Sunday Times Magazine.
Ia pun mengungkapkan bahwa dirinya sangat menyukai anak dan sejak lama ingin menjadi seorang ibu.
Meskipun masih berusia 20 tahun saat ini, ia tidak pernah mengubah keinginannya tersebut.
"Semakin tua saya, semakin saya mengalami banyak hal, saya hanya berpikir, apa yang akan saya lakukan ketika anak saya berpikir bahwa ini adalah hal yang benar untuk dilakukan dan saya, seperti, tidak, tidak! Dan mereka tidak mau mendengarkan saya," tambah Billie.
Bagi Billie, menjadi seorang ibu adalah hal yang terpenting. Ia bahkan lebih memilih untuk mati ketimbang harus hidup tanpa pernah menjadi seorang ibu.
"Aku lebih baik mati ketimbang tidak pernah menjadi ibu," lanjut Billie.
Soroti Masalah Anak di Amerika
Pada wawancaranya tersebut, ia memberikan pandangan tentang anak-anak terutama di Amerika Serikat.
Baca Juga: Dear Parents, Begini 8 Tips agar Anak Mau Makan Sayur
Semula ia lebih menyoroti peristiwa yang mengerikan yang terjadi di Amerika Serikat selama satu tahun terakhir.
Tidak hanya kekerasan yang terjadi kepada anak-anak, namun juga banyaknya penembakan massal di sekolah.
Billie sendiri memang tidak pernah bersekolah di lembaga yang formal dan menghabiskan waktunya dengan sang kakak, Fiennes, di rumah. Dibandingkan memilih sekolah formal, orang tuanya memberikannya homeshooling.
Walaupun begitu, ia tetap merasa prihatin dengan yang dialami oleh anak-anak sekolah di negaranya. Baginya, hal yang wajar sekarang jika banyak yang ketakutan untuk pergi ke sekolah.
"Mengapa tidak apa-apa untuk takut pergi ke sekolah? Kamu pergi ke sekolah dan bersiap untuk pengalaman traumatis yang mengubah hidup atau kematian. Apa? Siapa? Di mana logikanya?" kata Billie.
Berita Terkait
-
Kemenkes Tekankan Pentingnya Pantau Tumbuh Kembang Anak di Posyandu
-
Anak Sulit Fokus Belajar Jangan Langsung Dicap Malas, Studi Terbaru Sarankan Periksa Mata dan Jiwa
-
Saat Pengobatan Anak Mengharuskan Keluarga Jauh dari Rumah, Dukungan Jadi Kekuatan
-
Ubah Area Parkir Jadi Ruang Publik, Sanur Dorong Jalan Ramah Anak
-
Kasus Perundungan Berulang, DPR Dorong Undang-Undang Khusus untuk Lindungi Anak
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
Terkini
-
Polda Kepri Mutasi Besar-besaran Jajarannya, Ada 475 Personel!
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Sopir Mobil Mewah Sempat Mau Kabur
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Detik-detik Kecelakaan Terekam CCTV
-
Mahasiswa Geruduk DPRD Batam: Protes Data Center, Blackout hingga Karhutla
-
BRI Perkuat Kompetensi Generasi Muda Lewat Program Magang Nasional 2026