SuaraBatam.id - Krisna Mukti mencoba meluruskan kronologi atas tudingan penggelapan dan penipuan uang arisan sebesar Rp724,6 juta.
Ia tidak bermaksud menggelapkan atau membawa kabur uang arisan tersebut, hanya saja ia meminta keringanan kepada Tessa Mariska untuk cicilan pembayarannya.
Diketahui, beberapa waktu lalu, Tessa Mariska telah melaporkan Krisna Mukti ke Polda Metro Jaya atas tudingan penggelapan dan penipuan uang arisan tersebut.
Krina mengaku mengalami masa sulit pada saat pandemi melanda, Krisna Mukti mengatakan dirinya kesulitan untuk membayar arisan tersebut, dan minta pengertian pada Tessa Meriska untuk minta keringan.
"Begitu memasuki masa pendemi, saya gapunya pekerjaan, aset-aset saya jual, mulailah seret saya bayar arisan, saya bilang sama Tessa secara kekeluargaan Tes gue belom bisa bayar ni, mungkin mohon dimaklumi, karena masa pendemi seperti ini pekerjaan lagi ga ada, tau sedirilah abis kampanye habis-habisan," kata Krisna beri penjelasan.
Krisna Mukti juga mengatakan dia sudah membayar cicil ke Tessa dan ke orang yang main arisannya langsung, karena hal tersebut Krisna enggan dianggap menipu dan menggelapkan.
"Lalu ada saya bayar arisan juga langsung ke orangnya, lalu saya juga sudah mulai mencicil ke saudari TM ada buktinya walaupun tidak sesuai diluar pembayaran yang seharusnya dibayarkan," bebernya.
Lebih dalam lagi, Krisna Mukti mengatakan sebenarnya dirinya tidak ingin melaporkan Tessa Mariska balik dan mau masalah ini diselesaikan secara kekeluargaan, tapi karena banyak hal yang dirugikan untuk dirinya, pada akhirnya ia melapornya.
"Saya juga banyak dirugikan secara nama baik, dalam hal pekerjaan juga, jadi mau tidak mau saya melaporkan balik saudara TN," ungkap Krisna.
Baca Juga: Biduan Dangdut Surabaya, Tata Bintang Ngaku Jadi Korban Penipuan Temannya Rp 98 Juta
Arisan yang seharusnya sudah selesai pada bulan Januari 2021 lalu, Kini masih berjalan untuk menghabiskan sisa tagihan tunggakan Krisna Mukti dan anggota lainnya.
Tessa Mariska sebagai pelaksana acara arisan tersebut mengatakan tujuan diadakannya arisan tersebut adalah wadah untuk membantu teman-teman yang sedang membutuhkan dana.
“Kalian cicil 10 juta setiap bulan dapatnya 250 juta, kan lumayan itu awalnya untuk kepedulian untuk sesama teman,” kata Tessa dikutip Hops.ID dari YouTube cumicumi Selasa, 7 Juni 2022.
Berawal manis dan tidak ada kendala, lama-kelamaan masalah penunggakan muncul ketika para anggota arisan menghilang setelah dapat.
“Sebelum narik lancar begitu udah narik mulai deh satu orang mulai narik ngga bayar, makin ke sini yang lain pada ngga ikut bayar, jadi tradisi,” terangnya.
Berita Terkait
-
Kasus Dugaan Penipuan Akademi Crypto Masuk Tahap Pemeriksaan, Korban Klaim Rugi Rp3 Miliar
-
Adly Fairuz Terseret Dugaan Penipuan Akpol Rp3,65 Miliar, Begini Kronologinya
-
Adly Fairuz Nyamar Jadi Jenderal, Tipu Korban Rp3,6 Miliar Modus Lolos Akpol
-
Janjikan Masuk Akpol, Pesinetron Adly Fairuz Tipu Korban Rp3,65 Miliar
-
Adly Fairuz Nyamar Jadi Jenderal Ahmad, Tipu Korban Rp 3,6 Miliar dengan Janji Lolos Akpol
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen
-
Wakil Kepala BGN Ingatkan Pihak Terkait MBG Bekerja Sama dengan Baik
-
BGN Minta Mitra dan Yayasan Peduli Terhadap Siswa-siswi Penerima Manfaat
-
Pejabat Utama dan Kapolres di Polda Kepri Dimutasi, Berikut Namanya
-
Anggota Polisi di Kepri Jalani Sidang Etik usai Diduga Aniaya Pacar