SuaraBatam.id - Tak sedikit pula yang menuding adu tinju Nikita Mirzani dan Dinar Candy adalah gimmick belaka.
Dinar Candy dengan tegas menepis tudingan miring yang menyebut adu tinju dengan Nikita Mirzani hanya untuk menaikan popularitas atau settingan semata.
Apalagi, spekulasi itu muncul lantaran publik mengenal hubungan Dinar dan Nikita terjalin baik bak bersahabat. Namun mantan Ridho Ilahi itu mengatakan jika hubungannya dengan Nikita hanya sebatas rekan kerja.
Ia mengaku akan benar-benar bertanding melawan satu sama lain pada 12 juni 2022 mendatang, Dj itu gregetan ingin mengetes tenaga Nikita.
"Banyak orang di sosmed 'wah gimmick kali tuh gimmick'. Gimmick dari mana, itu beneran kali," kata Dinar Candy dikutip dari YouTube KH Infotaiment Kamis (18/5/2022).
Rupanya bukan hanya sekadar bertanding, baik Nikita maupun Dinar rupanya akan mendapatkan bayaran yang sama. Sehingga mau kalah atau menang, Dinar mengatakan honor yang diberikan pun tetap sama.
Dinar Candy pun meminta publik menilai sendiri saat pertandingan tinju melawan Nikita Mirzani, jika memang benar terbukti hanya gimmick hal itu pasti terpampang nyata saat berduel di atas ring tinju.
"Fee kan kita terima sendiri-sendiri, sponsor masing-masing. Kalau tinjunya kayak bohongan ya keliatan kali. Itu memang real," jelas Dinar Candy.
Saat ditantang langsung untuk adu tinju di Holywings meskipun saat itu belum tahu lawannya, Dinar langsung mengiyakan. Ketika muncul nama Nikita Mirzani dalam pertandingan itu ia pun mengaku tak keberatan sama sekali.
Baca Juga: Unik, Pasangan ini Selesaikan Masalah dalam Hubungannya di atas Ring Tinju
"Kenapa nggak? Ayok aja," ucap Dinar Candy.
"Sejauh ini Nikmir ngomong di sosmed jago banget. Aku cuma mau ngetes tenaganya jago juga nggak," kata Dinar Candy.
Meskipun tak menjelaskan secara gamblang jumlah bayaran yang diterima, Vicky Prasetyo yang sebelumnya juga bertanding sempat membongkar jumlah bayaran yang ia dapatkan.
Mantan Kalina Oktarani itu tetap mendapat bayaran meskipun kalah dalam pertandingan. Tak main-main rupanya bayaran itu menyentuh angka milliaran hanya dalam sekali tanding. Hal itu diungkapkan saat berbincang dengan Atta Halilintar beberapa waktu lalu.
"M-an yang pasti," kata Vicky Prasetyo yang disambut reaksi terkejut Atta.
"Wow,wow baru saya mengerti sekarang kenapa semangat banget main tinju yah," kata Atta tertawa.
Berita Terkait
-
Deretan Artis Pernah Rasakan Totok Sirih Ferizka Utami, Kini Ramai Dikecam soal Pijat Bayi
-
Berburu Petinju Masa Depan Indonesia, NEX Road to Champion Beri Proteksi Maksimal Bagi Fighter Muda
-
Dinar Candy Tolak Tawaran Kencan Rp1 Miliar: Aku Gak Jualan, Rezekiku Masih Banyak
-
Nikita Mirzani Ngadu ke Prabowo, Singgung Hukum Buta Logika Usai Divonis 6 Tahun Penjara
-
Nikita Mirzani Ikutan Nyinyir saat Gilang Juragan 99 Flexing Jet Pribadi, Pecah Kongsi?
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Ratusan Warga Asing Ditangkap di Apartemen Baloi View Batam, Diduga Pelaku Scam
-
Dividen BRI 2025 Tembus Rp52,1 Triliun, Didukung Kinerja dan Laba Solid
-
Ajudan Pribadi Gubernur Kepri Terseret Isu Pengawalan Bos Judi Online
-
Per Maret 2026, Holding UMi Telah Menjangkau Lebih dari 33,7 Juta Pelaku Usaha
-
Per Maret 2026, BRILink Agen Jangkau Lebih dari 80% Desa di Indonesia