SuaraBatam.id - Sebanyak 3.600 calon penumpang kapal memadati Pelabuhan Sekupang Batam sejak pukul 03.00 pagi. Seperti yang dijelaskan Direktur Badan Usaha Pelabuhan, Dendi Gustinandar.
"Ruangan di pelabuhan sampai tak muat, sehingga kami melakukan rekayasa alur keberangkatan," kata Dendi dikutip dari Batamnews.
Lanjut dia, Pelabuhan tersebut sudah ramai sejak H-3 Lebaran, tepatnya Jumat (29/4/2022).
Puncak kepadatan penumpang terjadi pada pukul 5 hingga 6 pagi. Para penumpang ini, lanjutnya, diminta mengantre di luar pelabuhan lalu disuruh langsung masuk menuju kapal.
Hal ini dilakukan agar tidak terjadi penumpukan penumpang di dalam pelabuhan.
"Ribuan penumpang ini bisa tertangani dengan baik dan diberangkatkan dengan 12 kapal. Pukul 7 pagi, kondisi pelabuhan kembali normal," kata Dendi.
Sementara di Pelabuhan Domestik Punggur, Dendi menyebutkan kepadatan serupa juga terjadi.
Situasi sempat menghangat kala ratusan penumpang tujuan Dabo, Lingga tak terangkut lantaran hanya ada 1 kapal yang berangkat.
"Kami akhirnya berkoordinasi dengan KSOP dan otoritas terkait termasuk operator kapal," ujarnya.
Kapal tujuan Lingga pun ditambah satu armada dan diberangkatkan pada Jumat siang. Namun, tambahan armada ini masih belum mencukupi.
"Ada seratusan penumpang yang belum terangkut dan akan diberangkatkan esok," imbuhnya.
Ia berharap, mudik pada tahun ini bisa berjalan dengan lancar.
"Kami berupaya memberikan pelayanan maksimal dan keselamatan menjadi hal yang paling utama," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Geger Siswa SD Demo Dukung MBG, Saat Hak Anak Dirampas Demi 'Syahwat' Orang Dewasa
-
Siswa SD-SMP Batam Aksi Dukung MBG, DPR: Kemendikdasmen Selidiki Dugaan Mobilisasi Massa
-
Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik
-
Anak Sekolah Rawan Terinjak di Demo Makan Gratis Batam: Siapa yang Harus Diseret ke Hukum?
-
Wamendikdasmen Akan Cek Dugaan Pelibatan Siswa dalam Aksi Dukung MBG di Batam
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Blackout di Kawasan Industri Batamindo: Aktivitas Lumpuh, Karyawan Libur Massal
-
Isu Data SPMB Bocor, Pemkot Batam Minta Orangtua Tak Panik: Pendaftaran Aman
-
Data SPMB Batam Diduga Bocor, Peneliti Anonymous Sudah Ingatkan Jauh Hari
-
Dana Rp12 Miliar untuk Menata Taman Gurindam 12 Tanjungpinang
-
Viral Data SPMB Batam Diduga Bocor, 1.495 Dokumen Pribadi Tersebar