SuaraBatam.id - Empat desa wisata di Kepulauan Riau (Kepri) berhasil lolos 300 besar dalam kompetisi Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022.
Desa wisata Mekar Jaya di Kabupaten Natuna, Desa wisata Benan dan Desa wisata Resun di Kabupaten Lingga, dan Desa wisata Kampung Tua Bakau Serip di Kota Batam lolos ke 300 besar dalam kompetisi Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022.
Informasi itu disampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri, Buralimar di Tanjungpinang, Sabtu.
Buralimar memberikan selamat kepada desa-desa wisata yang berhasil lolos.
Ia berharap keempat desa wisata tersebut dapat lolos ke 50 besar.
“Selamat untuk Kabupaten Natuna, Kabupaten Lingga dan Kota Batam, semoga bisa tembus di 50 besar. Pencapaian kita di 100 besar tahun 2021, yakni diraih Desa Wisata Kampung Terih dan tahun ini Mangrove Kampung Terih lolos lagi di 300 bersama Mekar Sari Natuna, dan Benan serta Resun dari Lingga,” katanya.
Pengumuman 300 besar desa wisata dalam kompetisi ADWI disampaikan langsung Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno secara virtual, Rabu (20/4).
ADWI 2022 merupakan ajang kompetisi Desa inovatif dan kreatif dengan konsep wisata yang
diselenggarakan oleh Kemenparekraf.
Dalam sambutannya, Sandiaga Uno menyampaikan ADWI 2022 bertujuan mewujudkan desa wisata yang berkelas dunia, berdaya saing global dan berkelanjutan untuk Indonesia bangkit.
Baca Juga: 16 Desa Wisata di Sumbar Masuk Nominasi Anungerah Desa Wisata Indonesia 2022
“Kepada seluruh desa wisata yang belum lolos 300 besar ADWI 2022 tetap terus tingkatkan inovasi, adaptasi dan kolaborasi melalui pengisian data desa wisata di website Jadesta sebagai wadah dan arah Kemenparekraf dalam penyusunan rencana pengembangan desa-desa wisata seluruh Indonesia,” ucap Sandiaga Uno. [antara]
Tag
Berita Terkait
-
Program 'Desa Wisata' BRI, Dorong Kebangkitan Ekonomi Lokal
-
Kisah Potorono Bantul Jadi Desa BRILian, UMKM Tumbuh dan Ekonomi Warga Kian Menggeliat
-
Dorong Wisatawan Lokal, Desa Wisata Tebara Raup Rp1,4 Miliar
-
Melihat Destinasi Wisata Konservasi Pesut Mahakam di Kaltim
-
Transformasi Desa Bilebante: Dari Bekas Tambang Pasir Jadi Desa Wisata Hijau
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Rumah Markas Judol di Tanjungpinang Digerebek, Tangkap CS Bergaji Rp5 Juta
-
Kekayaan Iman Sutiawan, Ketua DPRD Kepri yang Pamer Naik Moge Tak Pakai Helm
-
Pemprov Kepri Rencana Bikin Lintasan Kapal Feri Rute Tanjungpinang-Batam
-
Ketua DPRD Kepri Ditilang usai Viral Pamer Naik Harley-Davidson Tak Pakai Helm
-
Viral Flexing Iman Sutiawan, Ketua DPRD Kepri Naiki Harley Davidson Tanpa Helm