SuaraBatam.id - Menjelang Idul Fitri harga bahan pokok atau sembako cenderung naik. Untuk mengurangi beban tersebut, Pemerintah Kota (Pemko) Batam akan menggelar pasar murah sembako dalam waktu dekat.
Kabag Perekonomian Setdako Batam, Zul Arif mengatakan pelaksanaan pasar murah ini akan bekerjasama dengan seluruh distributor pangan di Kota Batam, dengan menjual komoditi di bawah harga pasar.
Sejumlah komoditi yang dijual di antaranya beras, gula, daging sapi beku, telur, bawang putih, bawang merah, kentang, tepung, mentega, minyak goreng, susu, sayuran hingga buah.
"Alhamdulillah karena respon baik selama pelaksanaan tahap pertama, kami lanjut ke tahap kedua. Jenis komoditi lebih beragam dan memprioritaskan kebutuhan yang sangat dibutuhkan masyarakat tentunya," ungkapnya, Kamis (21/4/2022).
Zul menyebutkan pelaksanaan pasar murah akan digelar mulai Jumat (29/4/2022) mendatang dan dimulai di dua Kecamatan yakni Sagulung dan Batuaji.
Kemudian dilanjutkan untuk Kecamatan Batuampar dan Bengkong pada, Sabtu (30/4/2022).
Pada hari yang sama kegiatan pasar murah juga dilaksanakan di Kecamatan Sekupang dan Sei Beduk.
Berikutnya dilaksanakan di Kecamatan Lubukbaja dan Sagulung, dan juga di Kecamatan Nongsa dan Batamkota.
"Untuk Kecamatan Sagulung mendapatkan giliran dua kali. Pertimbangannya karena warga di sana cukup ramai," sebutnya.
Kehadiran pasar murah ini diharapkan bisa mengintervensi harga pasar, warga juga diharapkan bisa mendapatkan kebutuhan komoditi yang mereka butuhkan, dengan harga yang lebih rendah dari pasar.
"Kalau harga sudah pasti kami minta sedikit lebih rendah dari pasar. Menurut saya berapa pun bedanya yang penting lebih murah. Karena kan ini pasar murah. Kalau tidak nanti ada keluhan, dan upaya kami sia-sia. Jadi kami berharap bisa membantu," jelasnya.
Kontributor : Partahi Fernando W. Sirait
Berita Terkait
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
15.000 Paket Sembako dari Indonesia Tiba di Gaza, Baznas Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
-
UMR Tinggi, Tapi Kenapa Hidup Tetap Terasa Berat? Catatan Perantau di Batam
-
Mulai dari Tuban, Pertamina Gulirkan Pasar Murah Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Pokok
-
Cerita Perantau di Batam: Gagal Makan Ayam Penyet, Ujung-ujungnya Mi Ayam Jadi Penyelamat
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Polda Kepri Tetapkan Bripda AS Tersangka, Inilah Kronologi Tewasnya Polisi Muda
-
Transaksi Tebus Gadai Kini Bisa via Super Apps BRImo dari BRI, Cashback 10% Menanti
-
Kematian Polisi Junior di Kepri: Propam Periksa 8 Personel, Satu Anggota Tersangka
-
Polisi Muda di Kepri Meninggal Diduga Dianiaya Senior, Tubuh Penuh Luka Lebam
-
Pejabat Imigrasi Kepri dan Batam Dicopot Imbas Skandal Pungli