SuaraBatam.id - Arus mudik tahun 2022 diprediksi akan mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya. Hal tersebut dikarenakan dilonggarkan persyaratan mudik, bertepatan dengan libur sekolah.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kepulauan Riau, Junaidi menyampaikan pada lebaran Hari Raya Idul Fitri 2022 diperkirakan arus mudik antar pulau di Kepri naik 3 persen.
"Secara nasional jumlah pemudik akan naik sebanyak 8 persen. Untuk di tingkat kota yakni Tanjungpinang dan Batam rata-rata persentase di atas 5 persen," jelas Junaidi, Rabu (20/4/2022).
Peningkatan arus mudik terjadi, menurut Junaidi, selain karena 2 tahun sebelumnya masih pandemi Covid-19. Tahun ini juga dikarenakan panjangnya libur sekolah dan cuti lebaran yang mencapai 10 hari.
"Kalau anak-anak sekolah mulai libur akhir pekan ini. Sedangkan untuk cuti lebaran lebih panjang dari tanggal 29 April sampai tanggal 8 Mei," ujarnya.
Armada Transportasi Mencukupi
Selain itu, lanjut Junaidi, untuk jumlah armada kapal di wilayah Provinsi Kepri, telah mencukupi dalam pelayanan arus mudik maupun arus balik nantinya.
"Jumlah armada sudah memadai. Tapi untuk Kapal RoRo perlu diantisipasi, ketika terjadi lonjakan. Khusus rute Tanjung Uban-Punggur, kita sudah menyurati ASDP, untuk penambahan," katanya.
Seperti, kapal BN 01 yang saat ini melayani rute Natuna. Bisa membantu untuk mengantisipasi lonjakan pemudik di Tanjung Uban. Karena, menurutnya, kapal tersebut cukup besar, bisa muat sekitar 50 kendaraan roda empat.
Baca Juga: Sempat Viral, Bayi 2 Bulan di Batam Menderita Gizi Buruk, Dokter: Malnutrisi Berat
"Kita harapkan di pelabuhan RoRo, bisa melayani masyarakat, tidak sampai ada yang menunggu sampai besok, satu hari bisa diangkut semua yang sudah menunggu di pelabuhan," ujarnya.
Masih dikatakan Junaidi, untuk kapal fery yang siap melayani pemudik antarpulau, yakni rute Tanjungpinang-Karimun dengan kapal feri Dumai Express. Rute Tanjungpinang-Lingga dengan kapal feri Lintas Kepri, Super Jet, dan Kapal Roro dari Pulau Dompak.
Kemudian, Rute Tanjungpinang-Natuna-Anambas ada kapal feri Seven Star, Batavia, dan Anggraini.
Rute Tanjungpinang-Batam, sudah terdapat sekitar 15 unit kapal. Jika hari biasa, kapal Tanjungpinang-Batam berangkat sesuai jam, namun jelang lebaran nanti kapal langsung berangkat ketika penumpang sudah penuh.
"Armada kapal yang tersedia saat ini cukup melayani lonjakan arus penumpang menjelang lebaran. Kita juga mengimbau kepada para pemudik tetap menjaga protokol kesehatan selama dalam perjalanan," pungkasnya.
Kontributor : Rico Barino
Berita Terkait
-
Ada Dugaan Kelalaian, Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Blackout Batam-Bintan
-
Buntut Blackout Batam-Bintan, Bukti Rambut Kera di Trafo Seret 5 Orang Jadi Tersangka
-
Blackout Batam Bikin Curiga, Bos PLN Tak Tahu Penyebabnya
-
Ibu Korban Blackout Batam: Hasil Pompa ASI Berminggu-minggu, Basi Dalam Hitungan Jam
-
5 Alasan Batam Layak Dijadikan Tujuan Sebelum Kembali ke Jakarta
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Sopir Mobil Mewah Sempat Mau Kabur
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Detik-detik Kecelakaan Terekam CCTV
-
Mahasiswa Geruduk DPRD Batam: Protes Data Center, Blackout hingga Karhutla
-
BRI Perkuat Kompetensi Generasi Muda Lewat Program Magang Nasional 2026
-
Siswa SMA di Batam Cedera Kepala Dipukul Teman, Kacabdis Kepri: Namanya Anak-anak