SuaraBatam.id - Bupati Karimun Aunur Rafiq, Gubernur kepri Ansar Ahmad bersama dengan manajemen maskapai penerbangan Lion Air telah membahas rute penerbangan dari dan ke Bandara Raja Haji Abdullah (RHA)
Audiensi tersebut dilakukan di Gedung Utama Lion Air, Jakarta Pusat, Kamis (14/4/2022) lalu, yang juga dihadiri Otoritas bandara Raja Haji Abdullah (RHA) Karimun, Kadis Perhubungan Karimun, Kadis Kominfo Karimun dan pihak manajemen Lion Air.
"Audiensi dilakukan terkait rencana penambahan rute penerbangan domestik di Bandara Raja Haji Abdullah (RHA) Karimun," kata Bupati Karimun Aunur Rafiq, Selasa (19/4/2022) melansir Batamnews.
Jika penerbangan domestik itu dapat terlaksana, maka rute yang akan dilayani antara lain Pekanbaru - Tanjungbalai Karimun - Tanjungpinang.
Dalam audiensi ini, otoritas Bandara RHA Karimun memaparkan kesiapannya baik sarana dan prasarana untuk menambah rute baru tersebut.
Kemudian, kesiapan juga diyakinkan oleh Bupati Karimun yang menyampaikan prospek penerbangan dari Bandara RHA ke Pekanbaru selama beroperasi. Bahwa rute penerbangan Tanjungbalai Karimun ke Pekanbaru maupun sebaliknya adalah rute yang sangat menjanjikan.
Juga untuk rute Karimun-Tanjungpinang, bahwa selain mahasiswa, juga akan dimanfaatkan oleh ASN, pengusaha dan warga yang mengurus sesuatu ke ibukota provinsi.
"Rute Pekanbaru-Tanjungbalai Karimun sangat menjanjikan karena banyak masyarakat yang berpergian di rute ini, salah satunya adalah mahasiswa. Saat ini, rutenya dua kali seminggu dan itu selalu penuh," ucap Rafiq.
Dengan adanya rute Pekanbaru-Tanjungbalai Karimun - Tanjungpinang, ia meyakini dapat meningkatkan antusias pelaku perjalanan yang pada akhirnya akan menimbulkan multiplier efek bagi masyarakat Kabupaten Karimun.
"Kita optimis dan akan berupaya agar maskapai Lion Air dengan jenis pesawat Wings Air ATR 72 dapat segera beroperasi di Karimun, pesawat sebenarnya sudah siap karena mereka pernah uji coba mendarat di bandara kita," ucap Bupati.
Dari pertemuan yang dilakukan tersebut, diketahui bahwa pihak manajemen Lio Air menyambut baik rencana penambahan rute tersebut dan akan segera menindaklanjuti dengan menghitung operasionalnya pada Mei 2022 mendatang.
Pihak manajemen Lion Air juga mengharapkan kerja sama pemerintah daerah agar tujuan audiensi yang dilakukan ini dapat di jalankan.
Dukungan tidak saja berupa kesiapan Bandara RHA Karimun, namun juga harus dapat dibarengi dengan eksistensi penumpang guna menunjang kelancaran penerbangan.
Berita Terkait
-
Siap-siap! Pesawat N219 Buatan PTDI Bakal Terbang Lagi
-
EASA Keluarkan Peringatan Penerbangan Komersil di Udara Bahrain, Qatar, Kuwait, dan UEA
-
Apresiasi Pelanggan Setia, Citilink Serahkan Hadiah Mobil Hybrid dan Tiket Gratis
-
Suzuki Karimun Wagon R Hadir Lagi: Kebal Bensin Etanol hingga 85 Persen, Harga Cuma Segini
-
Garuda Indonesia Kembali Jadi Maskapai Paling Tepat Waktu di Dunia Versi OAG
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
BRI Percepat BRIvolution Reignite untuk Tingkatkan Daya Saing dan Kontribusi Ekonomi Nasional
-
Gelapkan Dana Siswa Ratusan Juta, Kepala SMA di Kepri Ditangkap
-
Kinerja Penyaluran KUR Perumahan BRI Tuai Apresiasi, Perkuat Program 3 Juta Rumah Pemerintah
-
Oknum Guru SD di Bintan Timur Ditangkap, Tiga Tahun Peras 10 Anak Didiknya
-
Transaksi QRIS BRI Melonjak 76%, Dorong Digitalisasi Merchant