SuaraBatam.id - Pemerintah Thailand melaporkan kasus pertama infeksi varian Omicron XE pada Sabtu (2/4/2022).
Sejak Januari 2022 di Inggris, strain XE dikonfirmasi telah menyebar ke berbagai negara. Salah satu yang terdekat dari Indonesia.
Dikutip dari suara.com, Juru Bicara Satgas Covid-19 RI - Profesor Wiku Adisasmito mengatakan bahwa Omicron XE tersebut memang lebih menular dibandingkan strain Omicron asli.
Berdasarkan publikasi WHO pada 29 Maret lalu, kata Wiku, XE tidak ditetapkan sebagai varian baru. Namun menjadi salah satu jenis varian Omicron yang pertama kali diteliti di Inggris.
"Hingga saat ini karakteristik Omicron XE, termasuk dugaan penularan yang lebih cepat, masih memerlukan konfirmasi penelitian lebih lanjut," ujarnya.
Pemerintah RI saat ini masih akan memantau dan menggunakan data terkini terkait perkembangan sebaran varian tersebut.
Belum Masuk Indonesia
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia memastikan belum ada kasus Covid-19 varian Omicron XE di Indonesia.
Juru bicara Kemenkes untuk Covid-19, dr. Siti Nadia Tarmidzi mengatakan, strain baru tersebut masih menjadi temuan awal dari Inggris.
Baca Juga: Jelang Lawan Thailand, Timnas Futsal Indonesia Dipandang Remeh Media Vietnam
"Ini baru temuan awal di Inggrris, dari Januari baru dilaporkan ada 600 kasus," ujarnya kepada Suara.com, Senin (4/4/2022).
Oleh sebab itu, ia memastikan belum ada rencana pengetatan aturan Covid-19 di Indonesia dalam upaya antisipasi penyebaran varian XE.
Aturan terkait kegiatan mudik lebaran pun masih diberlakukan Surat Edaran (SE) Satgas Covid-19 No. 16 Tahun 2022 tentang Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) yang berlaku efektif sejak 2 April 2022.
Melalui SE tersebut, Pemerintah mencabut syarat wajib tes swab Covid-19 bagi pelaku perjalanan yang sudah disuntik booster vaksin Covid-19.
Sementara, bagi yang baru menerima vaksin dosis kedua tetap harus melampirkan hasil tes antigen dengan sampel diambil dalam kurun 1x24 jam atau PCR 3x24 jam.
Khusus yang baru menerima dosis pertama wajib melampirkan hasil tes PCR dalam kurun 3x24 jam.
Berita Terkait
-
Review Film Henry's First Date: Misteri Ingatan yang Tereset Setiap Pagi
-
Review Drama Thailand Hua Jai Sila: Plot Balas Dendam dan Dark Romance yang Brutal
-
Biang Kerok Keterpurukan Manchester United: Pemain Merasa Suhu Padahal Cupu
-
Sinopsis Motherland, Drama Thailand Terbaru Pon Nawasch dan Eisaya Hosuwan
-
Menikmati Wisata Thailand Tanpa Harus Terbang ke Bangkok, Kuliner dan Budayanya Jadi Daya Tarik!
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Pria Tetangga Kos Diduga Terlibat Kematian Karyawati di Batam, Motif Masih Misteri
-
Bau Tak Sedap dari Kamar Kos, Berujung Penemuan Jasad Karyawati di Batam
-
Buyback Saham BRI Berlanjut, Fundamental Tetap Solid
-
Kronologi Pria Tewas di Kamar Kos Batam, Cinta Segitiga Disebut Penyebab Penusukan
-
Cekcok Berujung Maut di Kos Batam: Alami 25 Luka Tusukan, Polisi Sita CCTV