SuaraBatam.id - Harga minyak goreng curah jelang Ramadhan di Pasar Baru KUD Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau menjadi Rp20 Ribu per liter.
Padahal telah mendapatkan subsidi dari pemerintah, dan sesuai harga eceran tertinggi (HET) Rp14.000 per liter dan Rp 15.500 per kilogram (Kg).
Salah satu pemilik toko di Pasar Baru KUD Tanjungpinang, Edi mengaku menjual minyak goreng curah Rp20.000 per liter. Hal itu, kata Edi karena sudah membeli dari agen sudah mahal sekitar 17.000 per liternya.
"Kita menjualnya Rp 20.000 se-liter. Karena kita beli saja sudah di atas HET sekitar Rp 17.000 per liter," kata Edi.
Selain itu, kata Edi, dirinya tak bisa banyak membeli karena sudah dijatah. Ia mengaku hanya mendapat dua jerigen dalam satu kali pengantaran.
"Satu jerigen nya sebanyak 26 liter. Tidak banyak jadi saya menjual kepada langganan saja, semua sudah dipesan," katanya sembari menyalin minyak goreng dari jerigen ke kantong plastik bening.
Tidak hanya mahal, minyak goreng curah di Kota Tanjungpinang juga langka. Hal ini diakui oleh sejumlah pedagang kecil, yang memutar otak untuk mengatasi kenaikan tersebut.
Roni penjual aneka gorengan di Tanjungpinang, yang setiap harinya menghabiskan sebanyak 4-5 liter minyak goreng, terpaksa menaikan harga satuan gorengan sebesar Rp 500.
"Sebelum ada kenaikan harga minyak goreng, saya jual satunya Rp 1.000. Sekarang terpaksa 3 buah Rp5.000. Kalau tidak dinaikkan, modal gak balik," ujarnya.
Sementara itu, seorang warga, Kecamatan Bukit Bestari, Tinah pedagang nasi di Kedai Kopi mengatakan dirinya saat ini beralih menggunakan minyak goreng curah, karena yang kemasan sudah mahal.
"Kalau dulu saya pakai yang (merk) siip. Sekarang karena mahal, jadinya beli yang curah," ujarnya.
Namun, Tinah mengeluhkan minyak goreng curah juga mahal seperti di sebuah warung kelontong di kawasan Bintan Centre dengan harga Rp 19.000 seliter.
"Itu juga hanya satu toko saja yang jual harga segitu. Minyaknya tidak dipajang, kalau ada yang beli saja baru dikeluarkan," pungkas Tinah.
Disperdagin: Belum Ada Distributor Minyak Curah di Tanjungpinang
Harga minyak goreng curah di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau dijual di atas harga ederan tertinggi (HET), sebesar Rp 19.000 - Rp20.000 per liter.
Berita Terkait
-
Harga Pangan 29 Juli 2026: Cabai, Minyak Goreng, dan Telur Ayam Kompak Naik
-
Mendag Klaim MBG Dongkrak Harga Telur, Kini Mendekati HET
-
Kabar Baik! Harga Cabai, Beras, Daging Sapi hingga Minyak Goreng Turun Hari Ini
-
Waspada! Kebijakan B50 Bisa Picu Krisis Minyak Goreng dan Bencana Lingkungan Akibat Sawit
-
B50 Resmi Berlaku, INDEF Beberkan Ancaman Kenaikan Harga Minyak Goreng
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
BRI Percepat BRIvolution Reignite untuk Tingkatkan Daya Saing dan Kontribusi Ekonomi Nasional
-
Gelapkan Dana Siswa Ratusan Juta, Kepala SMA di Kepri Ditangkap
-
Kinerja Penyaluran KUR Perumahan BRI Tuai Apresiasi, Perkuat Program 3 Juta Rumah Pemerintah
-
Oknum Guru SD di Bintan Timur Ditangkap, Tiga Tahun Peras 10 Anak Didiknya
-
Transaksi QRIS BRI Melonjak 76%, Dorong Digitalisasi Merchant