SuaraBatam.id - Pasca penghapusan tes antigen dan PCR sebagai syarat perjalanan, arus penumpang di Pelabuhan Domestik Tanjungbalai Karimun, meningkat cukup signifikan.
Kenaikan jumlah penumpang tersebut yang paling signifikan yakni, perjalanan antar provinsi, seperti ke wilayah Riau.
Diketahui, kebijakan ini diambil berdasarkan surat edaran terbaru pada 8 Maret 2022 tentang pemberlakuan bebas tes antigen dan PCR bagi pelaku perjalanan domestik yang sudah divaksinasi dosis 1 dan 2.
"Kenaikan ada sekitar 20,54 persen keberangkatan dan 13 persen kedatangan, itu dalam waktu sepekan setelah dikeluarkannya edaran," ujar Kepala KSOP Kelas I Tanjungbalai Karimun, Jon Kenedi dikutip dari Batamnews.co.id--jaringan Suara.com, Sabtu (19/3/2022).
Perbandingan yang tercatat oleh KSOP sebelum edaran dikeluarkan, yaitu tanggal 1 hingga 7 Maret, ada sebanyak 6.878 orang untuk kedatangan.
Lalu, sepekan setelah berlakunya surat edaran tersebut yakni per tanggal 8 hingga 14 Maret 2022, KSOP mencatat kenaikan kedatangan penumpang sebanyak 7.806 orang.
Sementara untuk keberangkatan penumpang tercatat sebanyak 6.397 orang dalam kurun waktu yang sama sebelum surat edaran tersebut berlaku.
"Setelah surat edaran itu berlaku, dalam sepekan kira mencatat total ada 7.711 penumpang yang berangkat," ucap Jon.
Jon menjelaskan bahwa pemberlakuan bebas tes antigen dan PCR oleh pemerintah menjadi pemicu lonjakan penumpang di Pelabuhan Domestik Tanjungbalai Karimun.
Surat edaran itu memudahkan pelaku perjalanan antar Provinsi. Karena, sebelumnya para penumpang diwajibkan melampirkan hasil tes antigen atau PCR untuk melakukan perjalanan antar provinsi.
Namun demikian, Jon Kenedi mengimbau operator kapal dan pelaku perjalanan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) selama melakukan perjalanan.
"Kami terus mengimbau untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, petugas juga kita kerahkan untuk memastikan penerapan protokol kesehatan baik bagi penumpang maupun operator kapal," tegas Jon.
Berita Terkait
-
Penumpang dari Pelabuhan Padangbai Bali Padati Pelabuhan Bangsal Diduga Penonton MotoGP Mandalika
-
Seluruh Pelabuhan Internasional di Batam Sudah Dibuka untuk Pelaku Perjalanan Luar Negeri
-
Kendaraan ke Mandalika Meluber, Sopir Angkutan Logistik di Pelabuhan Padangbai Protes
-
Tes PCR dan Antigen Anjlok, Pemerintah Khawatir Banyak Warga Tak Terdeteksi saat Positif Covid-19
-
Penyebab KMP Tiga Anugrah Kandas Hingga Sempat Terombang-ambing di Selat Bali
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
5 Mobil Kecil Bekas Murah, Hemat Biaya Operasional buat Pemula
-
Realisasi Investasi Batam Capai Rp69 T di 2025, Singapura Jadi Sumber Utama
-
Ekspedisi Jakarta Batam Terpercaya & Efisien | Harddies Cargo
-
Beasiswa untuk 1.100 Mahasiswa 7 Kampus Negeri Ternama, Batam Jadi Tujuan Belajar
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen