SuaraBatam.id - Aturan bebas karantina bagi Wisatawan Mancanegara (Wisman), yang tertuang di Surat Edaran (SE) Nomor 13 Tahun 2022, kini membawa dampak baik bagi para pekerja di sektor pariwisata.
Hal ini mulai dirasakan oleh para pekerja yang berada di kawasan Nongsa Sensation, dimana sebelumnya kawasan ini diterapkan sebagai kawasan koridor Travel Bubble.
"Saya senang mas, bisa kembali lagi melayani tamu asing yang datang berlibur ke resort kami," jelas Egga salah satu pekerja di Nongsa Poin Marina Batam, Senin (14/3/2022).
Salah satu yang mulai dirasakannya berdampak sejak kembalinya wisman Singapura berlibur di Batam, adalah kembali normalnya jam kerja.
Dengan normalnya jam kerja ini, Egga juga mulai mengharapkan akan kembali normalnya penghasilan bulanan yang akan diterimannya.
"Jam kerja kami kembali normal. Sebelumnya memang dikurangi mas, ya kalau begini gaji kami juga kan akan kembali normal," terangnya sambil tersenyum.
Sejak pandemi mulai melanda Indonesia dua tahun lalu, ia menambahkan bahwa management tidak pernah memberlakukan kebijakan untuk merumahkan pegawai.
Pandemi Covid-19 hingga saat ini, diakuinya hanya berpengaruh terhadap jam kerja.
"Tapi kami mengerti dengan alasan ini mas. Walau berkurang, namun kami dan resort yang penting tetap bisa bertahan hingga saat ini," paparnya.
Mengenai kebijakan pengurangan jam kerja bagi karyawan Resort, juga diakui oleh Ketua Nongsa Sensation, Andy Fong.
"Dua tahun belakangan kami pengusaha bertahan dengan segala cara. Dengan tidak merumahkan seluruh karyawan kami. Tapi jam kerja kami kurangi sampai 70 persen," jelasnya.
Walau demikian, aturan baru Pemerintah saat ini diakuinya sangat membantu pihaknya untuk kembali bangkit.
Saat ini, selain para pekerja hotel yang berada di bawah naungan Nongsa Sensation, para pekerja lain yang langsung merasakan dampak, adalah para petugas caddy di lapangan golf.
"Mereka kan bisa kembali mendapat penghasilan lagi. Yang saat ini menjadi primadona bagi Wisman Singapura yang datang adalah sport tourism," ujarnya.
Kontributor : Partahi Fernando W. Sirait
Tag
Berita Terkait
-
Bali Siap IPU ke-144, DPR Apresiasi Perubahan Status Travel Bubble
-
Jalan di Batam Belum Rata, Ansar Ahmad Anggarkan Perampungan Proyek Rp10 Miliar
-
Warga Amankan Dua Sejoli yang Jambret Seorang Perempuan di Bundaran BP Batam, Kerugian Rp5 Juta
-
Mau Kerja di Luar Negeri? Perusahaan Taiwan Mencari Pekerja Via Disnaker Batam, Persyaratannya Ini
-
Pasien Covid-19 Banyak Sembuh, Lokasi Isoter Asrama Haji Batam Kembali Digunakan untuk Kegiatan Haji
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Blackout di Kawasan Industri Batamindo: Aktivitas Lumpuh, Karyawan Libur Massal
-
Isu Data SPMB Bocor, Pemkot Batam Minta Orangtua Tak Panik: Pendaftaran Aman
-
Data SPMB Batam Diduga Bocor, Peneliti Anonymous Sudah Ingatkan Jauh Hari
-
Dana Rp12 Miliar untuk Menata Taman Gurindam 12 Tanjungpinang
-
Viral Data SPMB Batam Diduga Bocor, 1.495 Dokumen Pribadi Tersebar