SuaraBatam.id - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam, Kepulauan Riau menyebutkan saat ini tengah membuka kesempatan bekerja di luar negeri bagi para Pencari Kerja (Pencaker) Batam.
Kepala Disnaker Batam, Rudi Sakyakirti menyebutkan bahwa satu perusahaan penyedia jasa di Taiwan, tengah membuka lowongan untuk tiga posisi.
Pertama untuk perawat yang akan ditempatkan di panti khusus untuk merawat orangtua.
Kedua worker operator kebutuhan mencapai 90 orang, dan mayoritas pria, dan ketiga itu domestik helper atau asisten rumah tangga.
"Kami memfasilitasi saja, nanti untuk teknis dan pelatihan akan diberikan pihak perusahaan," terangnya melalui sambungan telepon, Jumat (11/3/2022).
Selain kesempatan bekerja di Taiwan, Rudi juga menuturkan, saat ini tengah membuka peluang dibuka melalui permintaan pekerja untuk ditempatkan di Jepang.
Pencari kerja diungkapkannya, akan mendapatkan gaji yang lebih besar dari pada di Batam.
Selain itu pekerja juga memiliki pengalaman yang bisa bermanfaat ketika kembali ke Indonesia.
"Pekerja dibekali pelatihan dan memang untuk Jepang sangat butuh pekerja yang memiliki fisik bagus, dan bisa bertahan akan tekanan. Karena budaya kerja di sana sangat disiplin," sambungnya.
Baca Juga: Update Covid-19 di Batam, Makin Banyak Warga yang Pulih, Tingkat Kesembuhan 95,11 Persen
Rudi mengungkapkan bekerja di luar negeri bisa menjadi peluang bagi pencaker di Batam.
Hal ini karena Batam juga masih berjuang untuk bangkit dari pandemi, dan hal ini dilakukan guna mengurangi angka pengangguran ini bisa dengan memanfaatkan kesempatan kerja yang ada saat ini.
"Untuk gaji biasanya bisa berkisar Rp 12 juta per bulan. Kalau memang ada yang berminat, silakan datang ke Disnaker untuk melihat persyaratannya," sebut Rudi.
Berikut Persyaratannya
Kontributor : Partahi Fernando W. Sirait
Berita Terkait
-
Selundupkan 1,16 Ton Ketamin di Kapal Tanker, Seorang WN Taiwan Jadi Tersangka
-
12 Ribu Lowongan Kerja Terbuka di Karir Jakarta 2026, Tanpa Sekat KTP dan Ramah Disabilitas
-
Ada Dugaan Kelalaian, Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Blackout Batam-Bintan
-
Buntut Blackout Batam-Bintan, Bukti Rambut Kera di Trafo Seret 5 Orang Jadi Tersangka
-
Blackout Batam Bikin Curiga, Bos PLN Tak Tahu Penyebabnya
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Sopir Mobil Mewah Sempat Mau Kabur
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Detik-detik Kecelakaan Terekam CCTV
-
Mahasiswa Geruduk DPRD Batam: Protes Data Center, Blackout hingga Karhutla
-
BRI Perkuat Kompetensi Generasi Muda Lewat Program Magang Nasional 2026
-
Siswa SMA di Batam Cedera Kepala Dipukul Teman, Kacabdis Kepri: Namanya Anak-anak