SuaraBatam.id - Dalam siaran persnya, Kementrian Perdagangan menegaskan akan menindak tegas setiap orang yang melakukan penyelewengan minyak goreng.
Kementrian perdagangan akan bekerja sama dengan Mabes Polri untuk penindakan tersebut.
Menteri perdagangan, Muhammad Lutfi mengatakan bahwa sebagai penghasil CPO, stok minyak goreng saat ini telah mencukupi kebutuhan nasional.
“Sebanyak 415.787 ton atau sekitar 72,4 persen dari DMO yang terkumpul sudah didistribusikan ke pasar dalam bentuk minyak goreng curah ataupun kemasan hingga 8 Maret 2022," ucap Mendag Lutfi dalam konferensi pers pada 9 Maret lalu, dikutip Hops.ID dari laman Kementrian Perdagangan.
"Distribusi DMO tersebut sudah melebihi perkiraan kebutuhan konsumsi minyak goreng satu bulan yang mencapai 327.321 ton. Pasokan minyak kita melimpah,” tambahnya.
Dalam konferensi pers tersebut, Mendag Lutfi juga menjelaskan bahwa harga eceran tertinggi untuk minyak goreng curah adalah Rp11.500/liter, kemasan sederhana Rp13.500/liter, dan kemasan premium Rp14.000/liter.
Mendag Lutfi menegaskan bahwa pihaknya akan menempuh jalur hukum bagi para pelaku tata niaga minyak goreng yang menyeleweng.
Ia juga mengatakan bahwa terganggunya distribusi minyak goreng di tengah melimpahnya pasokan minyak kelapa sawit dalam negeri disebabkan oleh penyelewengan yang dilakukan oleh oknum.
Sebelum melakukan konferensi pers, Mendag Lutfi juga meninjau pasar di Kebayoran Lama Jakarta Selatan pada Rabu pagi, 9 Maret lalu.
Baca Juga: Truk Bermuatan Minyak Goreng Terguling di Jalan Raya Mauk Tangerang
Saat itu, Mendag Lutfi menemukan bahwa para pedagang pasar masih menjual minyak goreng di atas harga eceran tertinggi (HET). Selepas peninjauan tersebut, Mendag Lutfi memastikan bahwa kebijakan HET tidak akan diubah atau dicabut.
Berita Terkait
-
Efek Domino BBM Naik, Harga Komoditas Pangan Langsung Terbang 10 Persen Lebih
-
Ternyata Selama Ini MinyaKita Dipakai untuk Bansos, Jadinya Langka di Warung
-
MinyaKita Hilang dari Rak Toko, Tukang Gorengan Akui Rugi Pengeluaran Bengkak
-
Harga Bakal Naik, MinyaKita Mulai Langka
-
Update Harga Pangan: Cabai dan Daging Murah, Minyak Goreng Melonjak Naik
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
BRI Mulai Buyback Fluktuatif 12 Juni 2026, Nilainya Capai Rp500 Miliar
-
Posko Pengaduan SPMB 2026 di Batam Resmi Dibuka
-
Dana Belum Cair, Puluhan SPPG di Batam Tutup Operasional
-
Detik-detik Kapal Pesiar Mewah Terbakar di Marina Sentosa Cove Singapura
-
MV Golden Star 1 Tenggelam di Selat Singapura: 9 Awak Kapal Selamat, 107 Kontainer Hanyut