SuaraBatam.id - Pulau Penyengat di Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) diresmikan sebagai Pulau Digital, Senin (7/3).
Peresmian dipusatkan di Rumah Balai Adat yang dihadiri oleh Gubernur Kepri Ansar Ahmad, Ketua TP-PKK Kepri, Dewi Kumalasari Ansar dan Ketua Umum TP-PKK Tri Tito Karnavian.
"Kami memilih kegiatan ulang tahun ke-50 tahun TP-PKK di Kepri. Karena kami tahu bahwa TP-PKK Kepri memiliki banyak program kegiatan yang menyentuh langsung ke masyarakat," ujar Tri Tito Karnavian dikutip dari Kepriprov.
Pulau Penyengat sebagai Pulau Digital sebagai langkah untuk membuat pulau Penyengat sebagai pulau budaya dan sejarah mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman secara digital.
Sebab pembayaran yang dilakukan para wisatawan dapat dilakukan menggunakan QR Code sehingga mengedepankan transaksi non tunai.
Tri Tito juga mengaku terkejut dengan perubahan yang ada di pulau Penyengat sejak pertama ia datang pada tahun 2017 silam.
Bahkan Tri Tito mengapresiasi atas apa yang dilakukan oleh Pemprov Kepri dalam upaya melindungi cagar budaya dan nilai-nilai budaya yang ada di pulau Penyengat.
"Saya sangat terkejut melihat pulau Penyengat sangat berbeda yang saya lihat pada tahun 2017 lalu, dan saya sangat optimistis bahwa Gubernur Kepri dapat membangun Kepri khususnya pulau Penyengat dengan lebih baik lagi," imbuh Tri Tito Karnavian.
Dihadapan Tri Tito Karnavian, Gubernur Ansar mengungkapkan bahwa Pemprov Kepri akan melakukan pembenahan jalan di pulau Penyengat dan akan dilakukan juga pembehan fasilitas-fasilitas di sekitar masjid.
Baca Juga: Harga Kedelai Makin Mencekik, Tahu dan Tempe Naik Sampai Rp1000 di Tanjungpinang
"Ini supaya pulau penyengat akan lebih cantik lagi dan wisatawan yang berkunjung di pulau Penyengat lebih nyaman," kata Gubernur Ansar singkat.
Berita Terkait
-
Erupsi Anak Krakatau Batalkan 4 Penerbangan di Tanjungpinang, 469 Penumpang Terdampak
-
Usai 10 Jam Diperiksa Kasus Surat Tanah, Eks Pj Walkot Tanjungpinang Hasan Nginap di Penjara
-
Rapat Pleno Rekapitulasi Suara di KPU Tanjungpinang Ricuh, Ternyata Gara-gara Ini
-
Cara Kotor Den Yealta, Eks Kepala BP FTZ Tanjungpinang Diduga Terima Fulus Rp 4,4 M Dari Distibutor Rokok
-
Otak-otak Khas Tanjungpinang, Makanan Lezat Dibungkus Daun Kelapa
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Sopir Mobil Mewah Sempat Mau Kabur
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Detik-detik Kecelakaan Terekam CCTV
-
Mahasiswa Geruduk DPRD Batam: Protes Data Center, Blackout hingga Karhutla
-
BRI Perkuat Kompetensi Generasi Muda Lewat Program Magang Nasional 2026
-
Siswa SMA di Batam Cedera Kepala Dipukul Teman, Kacabdis Kepri: Namanya Anak-anak