SuaraBatam.id - Kasus dugaan jual beli organ tubuh manusia oleh desainer fashion, Arnold Putra dari Brasil masih terus berlanjut.
Diketahui, Kepolisian Federal Brasil menyebut paket berisi organ-organ manusia yang diawetkan dikirimkan dari negaranya ke Singapura.
Paket organ tersebut dikatakannya adalah pesanan dari seorang desainer terkenal asal Indonesia.
Melansir Wartaekonomi, Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Gatot Repli Handoko mengatakan National Central Bereau (NCB) Interpol Indonesia saat ini masih berkoordinasi dengan Interpol Brazil.
“Status penjualan organ tubuh bahwa kasus ini dari NCB Interpol Indonesia masih melakukan koordinasi dengan Interpol Brazil,“ kata Gatot di Jakarta pada Jumat malam, 4 Maret 2022.
Selain itu, Gatot mengatakan Polri juga berkoordinasi dengan pihak KBRI di Brazil untuk mengungkap kasus penjualan organ tubuh tersebut.
Sebelumnya diberitakan, Polri telah melayangkan surat ke Interpol di Brasil dan Singapura untuk mengkonfirmasi informasi adanya dugaan keterlibatan desainer fesyen Indonesia Arnold Putra dalam kasus jual beli organ manusia.
"Interpol Polri kemarin telah melayangkan surat kepada Interpol Brasil dan ditembuskan ke Interpol Singapura," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan di Mabes Polri pada Jumat, 25 Februari 2022.
Menurut dia, surat itu dikirimkan tanggal 24 Februari 2022. Tujuannya, Polri ingin mengetahui informasi secara lengkap tentang penggerebekan Polisi Brasil mengenai dugaan perdagangan jual beli organ manusia. Namun, ia belum bisa menjelaskan secara detail perkembangannya.
Baca Juga: Wanda Hamidah Kritik Desainer Indonesia yang Bawa Penonton Sendiri ke Paris Fashion Week
"Surat itu terkait dengan adanya atau permintaan konfirmasi dan tentang informasi penggerebekan polisi Brasil, adanya kasus perdagangan organ manusia di Brasil," jelas dia.
Berita Terkait
-
20 Tahun Fashion Nation: Merayakan Wastra, Desainer, dan Wajah Baru Fashion Indonesia
-
Stella Rissa hingga Auguste Soesastro, Ini Cara Desainer Indonesia Manfaatkan AI
-
JF3 Fashion Festival 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Lebih dari 50 Desainer Dunia
-
Fantastica, Saat Imajinasi Tanpa Batas Menjadi Inspirasi Baru Fashion Indonesia
-
Selamat! 12 Finalis Desainer Muda IYFDC 2026 Terpilih, Berpeluang Sekolah Mode di Italia
Terpopuler
- Di Tangan Suahasil, MBG Jadi Prioritas Subsidi Energi Dipangkas
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- 7 Sepatu Jalan Paling Awet yang Solnya Empuk untuk Perjalanan Jauh
- Tan Cheng Hoe Gerah Lihat Pemain Malaysia Larut dalam Kekecewaan: Stop Nangis
Pilihan
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
Terkini
-
BRI Perkuat Tata Kelola Dengan Budaya Integritas dan Antikorupsi
-
Rekam Jejak Mayjen TNI Rionardo, Panglima Pertama Kodam XXV Kepri
-
Batam Dikepung Kabut Asap, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Karhutla di Kepri
-
Jabat Kabareskrim Polri, Kapolda Kepri Asep Safrudin Naik Pangkat Jadi Komjen
-
Kapolri Tunjuk Irjen Suhendri Jabat Kapolda Kepri Gantikan Irjen Asep Safrudin