SuaraBatam.id - Sebanyak 90 persen dari pasien Covid-19 di wilayah Kepulauan Riau (Kepri) tertular Omicron. Hal tersebut disampaikan Satgas Covid-19 Kepri.
Juru Bicara Satgas Covid-19 Kepri Tjetjep Yudiana mengatakan berdasarkan data kasus aktif Covid-19 di Kepri mencapai 3.954 orang, tersebar di Batam 2.358 orang dan Tanjungpinang 753 orang
Sementara di Bintan ada 425 orang, Karimun 185 orang, Anambas 122 orang, Lingga 24 orang, dan Natuna 87 orang.
"Berdasarkan hasil penelitian tim medis melalui uji sampel, 90 persen dari 3.954 orang pasien Covid-19 di Kepri, tertular omicron," ujar Tjetjep dikutip dari Antara, Minggu (27/2/2022)
Tjetjep menjelaskan 244 orang warga yang tinggal di wilayah itu sembuh dari Covid-19 sehingga total jumlahnya sejak pandemi Maret 2020 sampai sekarang menjadi 53.678 orang.
Ada 244 orang yang dinyatakan sembuh dari virus merupakan warga Batam sebanyak 155 orang, Tanjungpinang 42 orang, Bintan 33 orang, dan Karimun 14 orang.
Total jumlah pasien yang sembuh dari Covid-19 di Batam sebanyak 26.089 orang, Tanjungpinang 10.177 orang, Bintan 5.488 orang, Karimun 5.402 orang, Anambas 1.809 orang, Lingga 2.229 orang, dan Natuna 2.484 orang.
Sementara jumlah pasien Covid-19 yang meninggal dunia bertambah satu orang, yang merupakan warga Tanjungpinang.
Total jumlah warga Tanjungpinang yang meninggal dunia akibat Covid-19 sejak pandemi sampai sekarang mencapai 406 orang, sedangkan Batam 862 orang, Bintan 182 orang, Karimun 164 orang, Anambas 47 orang, Lingga 85 orang, dan Natuna 42 orang.
Jumlah warga yang tertular Covid-19 bertambah 552 orang, tersebar di Batam 244 orang, Tanjungpinang 161 orang, Bintan 48 orang, Karimun 61 orang, Anambas sembilan orang, Lingga 16 orang, dan Natuna 13 orang.
Total jumlah pasien Covid-19 di Batam 29.309 orang, Tanjungpinang 11.336 orang, Bintan 6.095 orang, Karimun 5.751 orang, Anambas 1.978 orang, Lingga 2.338 orang, dan Natuna 2.613 orang.
Ia mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah, terutama untuk hal yang kurang penting. Selain itu, warga harus tetap konsisten menerapkan protokol kesehatan.
"Kami ingatkan warga untuk meningkatkan imun tubuh, menghindari keramaian, dan dukung program vaksinasi Covid-19," katanya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Waspada, Kenali Gejala Umum Terinfeksi Virus Corona Varian Omicron Siluman
-
Kapan Vaksin Booster Setelah Kena Omicron? Ini Penjelasannya, Jangan Sampai Keliru Agar Tidak Berisiko!
-
Presiden Jokowi Minta Utang Biaya Perawatan Pasien COVID-19 Segera Dibayarkan ke RS
-
Mark-up Tarif Pengiriman, Oknum Karyawan Ekspedisi di Kepri Ditangkap
-
Sempat Hilang saat Melaut, Ayah dan Anak di Tanjungpinang Ditemukan Tewas
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Inovasi dari Perbatasan: Li Claudia Chandra Diganjar KWP Award 2026
-
SPPG di Anambas Ditutup Imbas Ratusan Siswa Keracunan Makanan Gratis
-
Kompolnas Soroti Kasus Penganiayaan Sesama Polisi hingga Tewas di Polda Kepri
-
Sosok Bripda AS, Tersangka Penganiayaan Polisi Junior Polda Kepri hingga Tewas
-
Dividen BRI Tahun Buku 2025 Mencapai Rp52,1 Triliun, Pemegang Saham Nikmati Imbal Hasil Besar