SuaraBatam.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan akan mendapatkan kucuran Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2022 sebesar Rp 64 miliar dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri).
"Hal ini dapat menjadi langkah awal dalam rencana pembangunan Bintan kedepan," ujar Gubernur Kepri, Ansar Ahmad saat membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Bintan di Aula Kantor Bupati Bintan, melansir Batamnews Kamis (24/2/2022).
Pemprov Kepri menargetkan untuk pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bintan pada tahun 2022 setidaknya bisa tumbuh di angka 3% hingga 5% lebih.
"Tentu dengan tetap mengacu pada indikator pembangunan nasional," jelasnya.
Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Bupati Bintan, Roby Kurniawan mengatakan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bintan dapat mencapai target dari Pemprov Kepri yaitu 3-5 persen.
"Saya yakin itu dapat tercapai," katanya.
Kabupaten Bintan saat ini melihat pertumbuhan ekonomi yang positif. Di mana Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari 74,13 poin menjadi 74,57 poin dengan kategori tinggi.
Sementara untuk kepercayaan dunia usaha di Kabupaten Bintan juga terus terjaga dengan realisasi investasi mencapai 22,2 triliun. Selain itu, Pemkab Bintan juga mengharapkan agar kedepannya Provinsi Kepri dapat kembali reaktivasi program dana sharing.
"Kita harapkan dana sharing 2 banding 1 kepada Pemkab Bintan sehingga banyak program kemasyarakatan yang nantinya bisa kembali terwujud," sebutnya.
Sementara untuk tahun 2023 nanti dia juga yakin sebagai tahun rebound bagi ekonomi Kabupaten Bintan untuk bisa tumbuh lebih tinggi.
Bahkan yang tidak kalah pentingnya, saat ini Kabupaten Bintan tidak dapat lagi menganggarkan kegiatan perikanan laut dan kewenangannya sepenuhnya menjadi kewenangan provinsi.
"Oleh karenanya kami mohon kepada Bapak Gubernur untuk kiranya dapat mengakomodir kebutuhan masyarakat nelayan Kabupaten Bintan dalam upaya peningkatan produksi perikanan laut," harap Roby.
Berita Terkait
-
APBD Jakarta Menyusut Rp1,7 T! Anggaran Pendidikan dan Bansos Dipastikan Tetap Aman
-
Bintan Bukan Cuma Pantai, Ada Jejak Sejarah Melayu hingga Blue Lake yang Unik
-
Gaji PPPK Ditanggung Pusat Mulai 2027, Pemda Bakal Punya 'Gunung Uang' Baru atau Malah Kalap Belanja
-
Jakarta Diminta Alokasikan 5% APBD untuk Tangani Polusi Udara
-
Pemkab Mojokerto Kucurkan Bantuan Rp3,2 Miliar untuk Perkuat Pertanian dan Peternakan Komunal
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
BRI Gelar InFrame 2026, Ajak Masyarakat Abadikan Wajah Ekonomi Kerakyatan
-
Pria di Anambas Ditemukan Tewas Dalam Rumah usai Cekcok dengan Istri
-
Warga Batu Aji Ngeluh Krisis Air, Rawat Mertua Stroke dengan Tisu Basah
-
Hadapi Gempuran Hoaks Visual dan AI, PFI Tekankan Pentingnya Etika Foto Jurnalistik
-
Fesmed Selat Malaka 2026, Mengawal "Biaya Ekologis" di Tengah Gemerlap Investasi AI