SuaraBatam.id - Kasus dugaan korupsi Sekolah Menengah Kejuruan (SMKN) 1 Batam, Kepulauan Riau, telah dinaikkan dari penyelidikan menjadi penyidikan.
Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam, telah menemukan calon alat bukti yang cukup untuk membuktikan adanya perbuatan melawan hukum.
Kasus dugaan korupsi tersebut terjadi pada tahun 2017 hingga 2019.
"Hari ini penyidik menaikkan status penyelidikan perkara dugaan tindak pidana Korupsi SMKN 1 Batam menjadi penyidikan umum," ujar Kasi Intelijen Kejari Batam, Wahyu Oktaviandi, melansir batamnews,Kamis (17/2/2022).
Menurutnya, modus yang dilakukan tersebut yakni terjadi mark-up terhadap realisasi penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan dana komite yang dibuat untuk menguntungkan pihak-pihak tertentu.
Ironisnya, hal tersebut dilakukan dengan dalih kebutuhan siswa SMKN 1 Batam. Dalam temuan tindak pidana korupsi itu, ditemukannya kerugian negara yang mencapai ratusan juta rupiah.
Selain itu, modus yang dilakukan tersebut juga sama dengan yang telah dilakukan oleh SMAN 1 Batam yang sebelumnya telah diungkap oleh Kejari Batam.
Berita Terkait
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Kemenag Kembali Tersandung Korupsi, Lemahnya Tata Kelola Jadi Sorotan
-
KPK Buka Kartu, Eks Menag Yaqut Tersangka Korupsi Haji Sejak 8 Januari
-
Adik Jadi Tersangka Korupsi Haji, Sikap Gus Yahya: Saya Tak Akan Intervensi
-
KPK Sita Rp100 M, Biro Travel Ramai-ramai Kembalikan Uang Panas Korupsi Kuota Haji
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen
-
Wakil Kepala BGN Ingatkan Pihak Terkait MBG Bekerja Sama dengan Baik
-
BGN Minta Mitra dan Yayasan Peduli Terhadap Siswa-siswi Penerima Manfaat
-
Pejabat Utama dan Kapolres di Polda Kepri Dimutasi, Berikut Namanya
-
Anggota Polisi di Kepri Jalani Sidang Etik usai Diduga Aniaya Pacar