SuaraBatam.id - Tubuh dapat memberikan tanda gejala penyakit yang kita alami. Misalnya melalui tanda-tanda di leher menghitam.
Mungkin ada yang mengira bahwa hal itu karena kurangnya menjaga kebersihan, tetapi ternyata hal ini bisa jadi pertanda suatu penyakit.
Kira-kira penyakit apa yang ditandai dengan leher hitam ya? Yuk, simak penjelasan berikut, dilansir dari berbagai sumber, Kamis (3/2/2022)
1. Diabetes
Leher hitam atau juga disebut dengan Acanthosis nigricans yang terjadi ternyata memiliki hubungan dengan penyakit diabetes. Meski tanda ini sering dianggap sepele, faktanya ini merupakan salah satu gejala diabetes.
Banyak orangtua kurang memperhatikan leher hitam dan menganggapnya daki yang sulit dibersihkan. Padahal sebenarnya ini disebabkan oleh tekanan darah insulin yang tinggi atau umumnya disebut dengan resistensi insulin.
2. Acanthosis Nigricans
Acanthosis Nigricans merupakan sebuah kondisi kulit yang menyebabkan munculnya bercak atau garis yang lebih tebal dan gelap pada kulit.
Kulit hitam ini seringkali ditemukan di daerah lipatan kulit seperti di sisi dan bagian belakang dari leher, ketiak, selangkangan, atau lubang siku. Ada kemungkinan lain kulit hitam ini muncul di daerah lain dan terlihat seperti beludru, berkutil, atau memiliki penampilan yang kotor.
Gejala Acanthosis Nigricans
Kondisi kulit Acanthosis nigricans dapat dikenali dengan munculnya bercak kulit gelap di bagian lipatan tubuh seperti leher, ketiak, ataupun selangkangan secara bertahap. Kulit hitam juga dapat menyebabkan rasa gatal ringan, namun ini jarang terjadi.
Pengobatan Acanthosis Nigricans
Karena Acanthosis nigricans merupakan gejala dari diabates, ada baiknya segera melakukan penanganan yang tepat ketika menemukan kondisi ini. Kulit hitam dapat diobati dengan cara menghentikan obat apapun yang menjadi penyebab masalah atau bahkan mengobati penyakit diabetes atau kondisi lainnya.
Baca Juga: Penyakit Radang Usus Buntu, Kenali Gejala dan Pengobatannya sebelum Semakin Parah
Kita dapat membersihkan kulit dan membantunya cerah kembali. Namun hindari penggunaan pemutih, scrub kulit, perawatan eksfoliasi, atau bahkan menggosok kulit. Selain itu, biasakan berolahraga serta membatasi makanan yang mengandung banyak lemak atau kalori.
Berita Terkait
-
Obesitas di Indonesia Disebut Masuk 4 Besar Dunia, Wamenkes Dante: Ini Bukan Lagi Soal Penampilan
-
Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka
-
Perkuat Deteksi Penyakit, Bisakah CT Scan Photon-Counting Jadi Strategi Ketahanan Kesehatan?
-
91% Orang Indonesia Anggap Kesehatan Holistik Penting, Ternyata Bukan Sekadar Bebas Penyakit
-
Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Hampir 10 Tahun Terpisah, BRI Wujudkan Momen Haru Yuni Bertemu Sang Ibu di Taiwan
-
BRImo Taiwan Resmi Hadir, BRI Perkuat Layanan Perbankan bagi PMI dan Diaspora
-
BRI Group Borong Enam Penghargaan Finance Asia, dari Best CEO hingga Best Bank
-
Pengguna Qlola Tembus 99 Ribu, BRI Perkuat Platform Digital bagi Nasabah Bisnis
-
BRI Perkuat Ekosistem Emas, Dari Inklusi Keuangan Hingga Akumulasi Aset