SuaraBatam.id - Dinas Pendidikan Kota Batam menginformasikan saat ini ditemukan dua siswa Sekolah Dasar dan Menengah, dinyatakan positif terpapar Covid-19.
Kepala Disdik Batam, Hendri Arulan mengatakan untuk kedua sekolah yang dimaksud diantaranya SMP Negeri 25, dan salah satu SD Swasta.
"Benar siswa satu dari SD dan satu dari SMP yang kini terpapar Covid-19," terangnya melalui sambungan telepon, Kamis (3/2/2022).
Untuk kedua sekolah yang dimaksud, pihak Dinas Pendidikan telah berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 Kota Batam, untuk melakukan prosedur pengamanan bagi siswa lainnya.
Selain telah melakukan tracing, pihaknya juga mengeluarkan himbauan agar pihak sekolah memberlakukan sistem belajar online atau daring, hanya bagi kelas masing-masing siswa tersebut.
"Tracing di sekolah sudah dilakukan. Dan hanya kelas siswa tersebut yang belajar online sekarang, sementara kelas lain masih belajar seperti biasa," tegasnya.
Melihat perkembangan kasus di lingkungan pendidikan ini, Hendri mengaku akan segera melaporkan hasil ini kepada Wali Kota Batam.
Nantinya akan diputuskan kebijakan baru yang akan diterapkan di sekolah, pasca melonjaknya angka kasus Covid-19 saat ini.
"Nanti kebijakan di Pak Wali, saya laporkan dulu semuanya, termasuk perkembangan kasus ini. Meskipun sejauh ini PTM masih dikategorikan aman, kendati begitu, kebijakan melihat perkembangan kasus terbaru pastinya," jelas Hendri.
Baca Juga: Amsakar Achmad Perintahkan PPKM Batam Diperketat, Kasus Covid-19 Meningkat Dalam 2 Minggu
Ia menambahkan untuk lingkungan sekolah sudah menerapkan protokol kesehatan dengan baik.
Hanya saja, Hendri juga melihat adanya potensi terpapar, ketika anak kembali berada di luar lingkungan sekolah.
"Kalau di sekolah kami sudah pantau dan awasi terus. Jadi kami tekankan kepada guru untuk tidak abai. Kalau kasus naik terus bisa jadi kembali ke daring, namun besar harapan itu tidak terjadi," jelasnya.
Kontributor : Partahi Fernando W. Sirait
Tag
Berita Terkait
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun
-
Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19
-
IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
Terpopuler
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
- 17 Kode Redeem FF 25 Agustus 2026: Kesempatan Dapat Voucher dan Skin Senjata Terbaru
- Waduk Jatigede Surut, Warga Sumedang Manfaatkan Lahan untuk Bertani
Pilihan
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
-
Sibuk Padamkan Api Saat Kebakaran, Akademisi Sebut Negara Pelit Cegah Karhutla
Terkini
-
Hampir 10 Tahun Terpisah, BRI Wujudkan Momen Haru Yuni Bertemu Sang Ibu di Taiwan
-
BRImo Taiwan Resmi Hadir, BRI Perkuat Layanan Perbankan bagi PMI dan Diaspora
-
BRI Group Borong Enam Penghargaan Finance Asia, dari Best CEO hingga Best Bank
-
Pengguna Qlola Tembus 99 Ribu, BRI Perkuat Platform Digital bagi Nasabah Bisnis
-
BRI Perkuat Ekosistem Emas, Dari Inklusi Keuangan Hingga Akumulasi Aset