SuaraBatam.id - Kebaran hutan kembali terjadi di Bintan. Lahan seluas 1 Ha di Kampung Kolong Enam, Kijang Kota, ludes terbakar Rabu (26/1/2022).
Camat Bintan Timur, Muhammad Sofyan membenarkan peristiwa itu. Lahan yang terbakar seluas 1 Ha itu milik PT Antam yang berada di Kampung Kolong Enam.
Namun, belum diketahui penyebab terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tersebut.
"Iya terbakar sore semalam. Alhamdulillah beberapa jam kemudian berhasil dipadamkan oleh UPTD Damkar Bintan Timur," ujar Sofyan, Kamis (27/1/2022).
Lahan yang terbakar merupakan lahan kosong dan gersang. Sehingga api mudah menyala apalagi kini cuaca panas dan angin sangat kencang membuat api dengan mudah menyebar luas.
Beruntung dalam musibah ini tidak sampai menelan korban jiwa dan juga tidak ada rumah yang ikut terbakar. Karena lokasi kebakaran masih jauh dari pemukiman warga.
"Semoga karhutla ini tidak terjadi lagi. Diminta kepada warga untuk tidak membakar sampah dan membuat puntung rokok sembarangan karena itu dapat memicu kebakaran," jelasnya.
Sementara itu, Kepala UPT Damkar Bintan Timur, Nurwendi mengatakan, karhutla terjadi di Kampung Kolong Enam, RT 01/RW 21. Kejadiannya sekitar pukul 15.00 WIB.
"Kita dapat informasi jam 3 sore kebakaran itu terjadi. Kita langsung kerahkan personil dan mobil damkar ke lokasi," katanya.
Baca Juga: Stok Minyak Goreng Murah Menipis, Polisi Awasi Distribusi di Top 100 Batam
Setiba di lokasi, kobaran api sudah membesar karena yang terbakar adalah semak belukar. Kemudian angin kencang membuat api mudah menyebar kemana-mana.
Kobaran api berhasil dipadamkan tiga jam kemudian. Meskipun api padam namun mobil damkar yang digunakan mengalami kerusakan pada bagian pendingin radiator.
"Alhamdulillah apinya padam jam 6 sore. Tapi mobil kita sempat rusak bagian cooler radiatornya. Mungkin faktor usia juga, mobil ini keluaran 2006," ucapnya.
Tag
Berita Terkait
-
Karhutla Masih Melanda Kawasan TNBTS
-
Karhutla Meluas ke Bukit Teletubies, Akses Wisata Bromo Ditutup
-
Karhutla Bakar 2.300 Hektare Suaka Margasatwa Padang Sugihan
-
Karhutla Kalimantan Bikin Malaysia Tercekik, 14 Wilayah Diselimuti Udara Tak Sehat
-
Kapal Kargo Terbakar Hebat di China, 25 Orang Tewas Terjebak di Dalam Kapal
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Juicy Luicy Klarifikasi soal Bagasi: Batal Tampil di Batam, Singgung Penyelenggara
-
Perkuat Layanan Digital Diaspora, BRImo Taiwan Sabet Apresiasi di IDX Anugerah Inovasi 2026
-
Jalan Berlumpur Tak Jadi Halangan, Kepala Unit BRI Sigambal Bantu UMKM Naik Kelas
-
BRI Siap Dukung Prabowo Perluas Kepemilikan Rekening, Inklusi Keuangan Jadi Fokus
-
Kasus ISPA di Batam Meningkat Efek Kabut Asap Karhutla