SuaraBatam.id - Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kepulauan Riau (Kepri) dr Tjetjep Yudiana, di Tanjungpinang (25/12/21) mengatakan jumlah PMI yang positif COVID-19 seharusnya masuk dalam data nasional, seperti yang dilakukan sebelumnya.
Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Kepri itu merasa keberatan bila data Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang positif COVID-19 dimasukkan ke wilayah itu.
"Sudah dua kali dalam bulan ini terjadi hal itu. Pertama, beberapa hari lalu muncul angka 70 orang, kemudian pada Jumat (24/12) ini 31 orang. Tentu ini tidak relevan," kata dia, dikutip dari antara.
Namun dalam dua pekan ini, Kementerian Kesehatan memasukkan data PMI yang terinfeksi COVID-19 sebagai penambahan kasus aktif di Kepri. Hal itu yang menyebabkan kasus aktif di Kepri di tingkat nasional menjadi tinggi.
"PMI itu dipulangkan dari Malaysia dan Singapura ke Indonesia melalui Batam. Kemudian pulang ke kampung halamannya setelah melewati prosedur pemeriksaan yang ketat, dan karantina," kata mantan Kepala Dinas Kesehatan Kepri itu.
Ia mengemukakan data harian penanganan COVID-19 Kepri tidak memasukkan jumlah PMI yang positif COVID-19 sebagai penambahan kasus aktif. Namun penanganan PMI melalui Batam tetap dilakukan sesuai prosedur yang ditetapkan.
"Kalau berdasarkan data penanganan COVID-19 Kepri sekarang, jumlah kasus aktif di wilayah ini hanya 2 orang," kata Tjetjep Yudiana,.
Sebelumnya, Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Kepri Lamidi mengatakan lima kabupaten dan satu kota di wilayah itu bertahan nihil kasus aktif COVID-19.
Ia mengatakan, Kabupaten Lingga, Kepulauan Anambas, Natuna, Bintan, dan Karimun nihil kasus aktif COVID-19. Satu dari dua kota di Kepri yakni Kota Tanjungpinang juga nol kasus aktif COVID-19 sejak dua pekan lalu.
Baca Juga: Suga BTS Dinyatakan Terkonfirmasi Positif COVID-19, Begini Tanggapan Big Hit Music
Sementara kasus aktif COVID-19 di Kota Batam sebanyak tiga orang setelah sehari yang lalu bertambah satu orang.
"Kasus aktif di Kepri tinggal tiga orang. Mereka merupakan warga Batam," ujarnya, yang juga Pelaksana Harian Sekda Kepri.
Tiga kabupaten yang sudah ditetapkan sebagai Zona Hijau yaitu Anambas, Natuna dan Bintan.
Sedangkan Lingga merupakan daerah pertama di Kepri yang ditetapkan Zona Hijau. Namun pekan lalu, petugas di Lingga salah menginput data sehingga pusat menetapkan sebagai Zona Kuning.
Padahal sampai sekarang Lingga nol kasus aktif COVID-19 sehingga tidak tepat bila statusnya menjadi Zona Kuning.
Daerah lainnya yang masih ditetapkan sebagai Zona Kuning yakni Batam, Karimun dan Tanjungpinang.
"Kami imbau masyarakat untuk menahan diri selama musim liburan sekolah, Natal dan Tahun Baru 2022, dengan tidak melakukan kegiatan yang menimbulkan kerumunan masyarakat. Tetap konsisten menerapkan protokol kesehatan," ucapnya.
Berita Terkait
-
IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Kementerian P2MI Luncurkan Gerakan Nasional Migran Aman untuk Perkuat Pelindungan PMI
-
Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia
-
6 Fakta Video Dua WNI Ngaku Dijadikan 'Budak' dan Layani 450 Pria di Arab Saudi
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Waspada Hujan Petir di Tanjungpinang, Senin 25 Mei 2026
-
Penipuan Jual Titik Dapur MBG di Batam, Warga Rugi Rp400 Juta
-
4 Sepatu Lari Lokal Murah, Ringan dan Nyaman dengan Cengkeraman Kuat
-
Heboh Pasangan Bermesraan di Kawasan Wisata Batam, Cuek Meski Diteriaki
-
Worth It Upgrade ke Galaxy S26 Ultra? Ini Bedanya dengan S25 Series