SuaraBatam.id - Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kepri Tjetjep Yudiana, di Tanjungpinang, Senin (20/12), mengatakan, target vaksinasi dosis pertama untuk anak usia 6-11 tahun di Kepulauan Riau (Kepri) mencapai 205.666 orang.
Sementara saat ini, sebanyak 16.004 orang atau 7,22 persen anak usia 6-11 tahun sudah disuntik vaksin di wilayah tersebut.
Dikutip dari Kepriprov, vaksinasi dosis pertama di Kepri tersebar di Kota Tanjungpinang sebanyak 1.866 orang atau 8,09 persen, Kota Batam 8.970 orang atau 6,74 persen, Kabupaten Bintan 404 orang atau 2,42 persen, Kabupaten Karimun 2.635 orang atau 10,43 persen, Kabupaten Lingga 1.143 orang atau 11,88 persen, Kabupaten Natuna 856 orang atau 9,53 persen, Kabupaten Kepulauan Anambas 130 orang atau 2,59 persen.
"Target vaksinasi dosis kedua untuk anak 6-11 tahun di Kepri mencapai 221.670 orang," kata mantan Kadis Kesehatan Kepri.
Terkait vaksinasi COVID-19 untuk remaja usia 12-17 tahun di Kepri, Tjetjep mengungkapkan 98,19 persen atau 203.914 orang sudah disuntik vaksin dosis pertama.
Vaksinasi dosis pertama tersebar di Kota Tanjungpinang sebanyak 22.679 orang atau 95,34 persen, Kota Batam 117.985 orang atau 100,10 persen, Bintan 17.416 orang atau 105,00 persen, Karimun 24.919 orang atau 102,66 persen, Lingga 7.940 orang atau 75,28 persen, Natuna 8.523 orang atau 91,42 persen, Kepulauan Anambas 4.452 orang atau 84,33 persen.
Sementara realisasi vaksin dosis kedua mencapai 81,91 persen atau 170.092 orang, tersebar di Tanjungpinang 19.795 orang atau 83,21 persen, Batam 100,303 orang atau 85,10 persen, Bintan 14.518 orang atau 87,53 persen, Karimun 20.116 orang atau 82,87 persen, Lingga 5.110 orang atau 48,45 persen, Natuna 7.028 orang atau 75,38 persen, Kepulauan Anambas 3.222 orang atau 61,03 persen.
"Realisasi vaksinasi dosis pertama usia di atas 18 tahun sebanyak 1.282.548 orang atau 93,39 persen, dosis kedua 1.036.357 orang atau 75,46 persen, dan dosis ketiga
13.551 orang atau 0,86 persen," tuturnya.
Sementara capaian vaksinasi dosis pertama untuk lansia sebanyak 66.850 orang atau 76,73 persen, dan dosis kedua 51.666 orang atau 59,30 persen.
Baca Juga: Kepri Dapat Penghargaan dari KPI sebagai Provinsi Penyiaran Terbaik
Berita Terkait
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Kemenkes Libatkan NU dan Muhammadiyah, Lawan Hoaks Vaksin yang Masih Marak
-
Daftar Lokasi, Jadwal, dan Harga Vaksin HPV Terbaru 2026 di Jogja
-
Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Blackout di Kawasan Industri Batamindo: Aktivitas Lumpuh, Karyawan Libur Massal
-
Isu Data SPMB Bocor, Pemkot Batam Minta Orangtua Tak Panik: Pendaftaran Aman
-
Data SPMB Batam Diduga Bocor, Peneliti Anonymous Sudah Ingatkan Jauh Hari
-
Dana Rp12 Miliar untuk Menata Taman Gurindam 12 Tanjungpinang
-
Viral Data SPMB Batam Diduga Bocor, 1.495 Dokumen Pribadi Tersebar