SuaraBatam.id - Pengadaan lahan jembatan penghubung Kota Batam dan Kabupaten Bintan sudah ditentukan. Termasuk masalah lahan, menurut Kepala Kantor Wilayah ATR/BPN Kepulauan Riau (Kepri) Askani sudah terselesaikan.
Menurutnya, pembangunan jembatan Batam-Bintan seluas 75 hektar itu sesuai permintaan Gubernur Ansar Ahmad. Ia menyebut lahannya tersebar di Pulau Batam, Pulau Bau, Tanjung Sauh, dan Pulau Bintan.
Jembatan ini diperkirakan selesai sesuai target di tahun 2021.
"Alhamdulillah sudah selesai, tinggal menunggu finalisasi penilaian dari tim appraisal, yang berakhir hari ini. Setelah itu, dilanjutkan dengan musyawarah untuk pembayaran pada pekan depan," kata Askani di Tanjungpinang, Selasa.
Askani menyampaikan dalam proses pengadaan lahan ini, pihaknya didampingi penuh oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) dan Kepolisian Daerah (Polda) Kepri, sehingga berbagai permasalahan dapat diselesaikan dengan baik.
Kanwil ATR/BPN Kepri, lanjut dia, sangat berhati-hati dalam hal pengadaan lahan.
Belajar dari pengalaman, masalah lahan tidak muncul saat ini, namun lima atau sepuluh tahun ke depan.
Selain itu, pengadaan lahan tersebut umumnya sarat dengan kemunculan mafia-mafia tanah. Dia bersyukur seluruh kegiatan pengadaan lahan ini berjalan lancar tanpa hambatan.
"Dengan pendampingan Kejati dan Polda Kepri, semoga tak ada masalah hingga akhir nanti," ujarnya.
Pemprov Kepri melalui APBD 2021 telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp50 miliar untuk biaya pembebasan lahan jembatan sepanjang sekitar 15 kilometer tersebut.
Baca Juga: Batam Kota Kembali Zona Kuning, Satu Kasus Covid-19 Ditemukan
Berita Terkait
-
Ironi Lift JPO Ikonik di Jaksel: Dulu Dibanggakan, Kini Macet Tak Berfungsi
-
Tragedi Jembatan B1 Iran: Jumlah Korban Jiwa Serangan AS-Israel Kini Capai 13 Jiwa
-
Trump Klaim Hancurkan Jembatan Terbesar Iran, Menlu Araqchi: Kehancuran Moral Amerika Serikat!
-
Tiga Jembatan Darurat Percepat Pemulihan Akses di Wilayah Terdampak Bencana
-
Demi Beraktivitas, Warga Bireuen Aceh Bertaruh Nyawa Naik Kereta Gantung
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
BRI Konsisten Dorong Pemberdayaan Perempuan di Seluruh Indonesia, Ekonomi Inklusif di Hari Kartini
-
Fokus ESG, BRI Perkuat Peran Keuangan Berkelanjutan untuk Pertumbuhan Jangka Panjang
-
Perempuan BRI Bersinar, Tiga Penghargaan Diraih di Ajang Infobank 2026
-
Pemprov Kepri Investigasi Kasus Ratusan Siswa Keracunan MBG di Anambas
-
BRI Hadirkan Promo Kartu Kredit, Belanja di Luar Negeri Lebih Hemat dan Praktis