SuaraBatam.id - Pemerintah Kepulauan Riau (Kepri) menyiapkan dana penelitian untuk Perguruan Tinggi senilai Rp5 miliar.
Hal itu diketahui dari Gubernur Kepri Ansar Ahmad saat menerima kunjungan Rektor Universitas Riau Kepulauan (Unrika) dan rombongan di Auditorium Swiss Bell Hotel, Batam, Senin lalu.
"Saya berharap universitas di Kepri aktif dalam bidang penelitian. Hasil penelitian nanti, bisa menjadi pegangan kami dalam menentukan arah pembangunan Kepri," kata dia.
Ansar menyampaikan hasil penelitian akademisi di Kepri sejauh ini masih minim.
Pihaknya membutuhkan hasil penelitian, baik di bidang ekonomi, politik, pelayanan publik, maupun kajian yang sifatnya pemekaran wilayah.
Oleh karena itu, ia berharap, anggaran yang ada saat ini bisa dimanfaatkan Unrika dan universitas lain di Kepri.
Menurut dia, Unrika dapat mengajak perguruan tinggi lainnya, khususnya di Kota Batam, mendirikan lembaga penelitian bersama.
"Pun juga di Kota Tanjungpinang ada lembaga penelitian bersama yang dimotori Kampus UMRAH. Tentunya dengan menggandeng univeritas lainnya," ucap Ansar.
Ansar mengapresiasi keberadaan Unrika yang turut serta melahirkan SDM di Kepri, karena ini sejalan dengan harapan Pemprov Kepri yang terus mendorong peningkatan SDM guna mengisi pembangunan.
Baca Juga: Gagal Bertemu, Buruh Akan Susul Gubernur Kepri ke Tanjungpinang
"Karena baiknya pembangunan tidak terlepas dari kualitas SDM itu sendiri," ucap Ansar.
Rektor Unrika Edwin Agung Wibowo menyampaikan pihaknya siap melakukan penelitian dan kajian, termasuk membentuk pendirian lembaga penelitian bersama.
Pihaknya juga terus berkomitmen meningkatkan performa perguruan tinggi, agar makin bisa berkiprah di tengah-tengah masyarakat.
"Kami juga terus aktif melakukan penyebaran informasi termasuk program pembangunan pemerintah yang dilakukan melalui kanal Youtube yang dikelola Unrika," paparnya.
Ia juga berharap dukungan bagi kampus tersebut, terutama terkait dengan peningkatan kompetensi dosen untuk meningkatkan jenjang pendidikan melalui beasiswa.
"Termasuk dukungan bagi program pascasarjana Unrika yang telah kami miliki. Bentuknya, PNS di lingkungan Provinsi Kepri bisa mengambil program S2 di tempat kami," demikian Rektor Edwin. (antara)
Berita Terkait
-
Brian Yuliarto: Kompetensi Pimpinan Kampus Perlu Diperkuat untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan
-
Kemensos dan CIMA Bahas Rencana Kolaborasi Fasilitasi Lulusan Sekolah Rakyat di Industri Maritim
-
Masih Ada Joki Skripsi di 91 Persen Perguruan Tinggi
-
Kuliah Gratis di PTN Dinilai Bisa Bikin PTS Kolaps, Pemerintah Diminta Siap-siap
-
Pendidikan Gratis SD Hingga Perguruan Tinggi Mulai Digodok, Kampus Swasta Masuk Skema?
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Sopir Mobil Mewah Sempat Mau Kabur
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Detik-detik Kecelakaan Terekam CCTV
-
Mahasiswa Geruduk DPRD Batam: Protes Data Center, Blackout hingga Karhutla
-
BRI Perkuat Kompetensi Generasi Muda Lewat Program Magang Nasional 2026
-
Siswa SMA di Batam Cedera Kepala Dipukul Teman, Kacabdis Kepri: Namanya Anak-anak