SuaraBatam.id - Walikota Bandung, Oded Mohamad Danial berkunjung ke Batam untuk menindaklanjuti kerjasama pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Gedebage dengan PT Adhya Tirta Batam (ATB).
“Saya datang ke Batam untuk membuktikan, bahwa Bandung serius menjalin kerjasama dengan ATB,” ujar Oded di kantor ATB Sukajadi, Senin (22/11).
SPAM Gedebage akan menjadi projek percontohan di kota Bandung. SPAM dengan kapasitas 700 liter perdetik ini diharapkan mampu memberikan layanan air bersih yang ideal untuk 50 ribu sambungan rumah tangga.
Dengan menggandeng ATB, maka program ini diharapkan akan selesai di akhir tahun 2022, sehingga penambahan cakupan pelayanan sudah bisa direalisasikan di tahun 2023.
Direktur Utama Perumda Tirtawening Kota Bandung, Sonny Salimi berharap, kerjasama dengan ATB akan mampu mewujudkan pengelolan SPAM yang Smart dan Andal di kota Bandung. Sonny mengatakan, ATB adalah salah satu perusahaan air bersih dengan pengelolaan Smart terbaik di Indonesia.
“Saya sudah keliling, dimana saya harus benchmark. ATB kami melihat adalah salah satu yang terbaik. Kami berkeininan Perumda Tirtawening juga ingin mengimplementasikan dengan bekerjasama. Sehingga teknologi dapat diimplementasikan untuk meningkatkan layanan air bersih di Bandung,” paparnya.
Presiden Direktur ATB, Benny Andrianto berjanji akan memberikan kinerja terbaik untuk peningkatan layanan air bersih di Gedebage. ATB juga akan mengimplementasikan teknologi SPARTA Smart Solution untuk mengakselerasi kualitas pelayanan air bersih di wilayah tersebut.
“Kami membutuhkan dukungan dari pemerintah Kota Bandung agar rencana ini bisa terealisasi dan memberikan nilai manfaat, khususnya bagi Bandung. Semoga ini menjadi awal dari sebuah perjalanan, hingga pada akhirnya Bandung bisa mengoptimalkan pelayanan air bersih,” jelasnya.
Nota Kesepahaman SPAM Gedebage telah ditandatangani oleh ATB dan Perumda Tirtawening Kota Bandung pada 1 September 2021 silam. Penandatanganan Nota Kesepahaman ini disaksikan langsung oleh Walikota Bandung.
Baca Juga: Batasi Kerumunan Jelang Nataru, Batam Berlakukan PPKM Level II
Direktur Utama Perumda Tirtawening, Sonny Salimi; Asisten Pemerintahan dan Kesra, Asep Gufron; Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Eric Mohamad Atthauriq; Asisten Administrasi Umum dan Kepegawaian, Dadang Gantina; dan jajaran pejabat Perumda Tirtawening serta Pemerintah Kota Bandung, turut mendampingi kunjungan kerja Walikota Bandung ke ATB.
“Saya bersama dengan pejabat-pejabat yang kompetensinya memadai untuk langsung berdiskusi dengan ATB,” papar Oded.
Berita Terkait
-
Farhan Wali Kota Bandung dari Partai Apa? Ngamuk 10 Pohon Ditebang Tanpa Izin
-
TikTok Siapkan Rp65 M demi Perangi Spam dan Lindungi Kreator
-
GJF International 2026: Menikmati Musik Jazz Berasa di Eropa
-
Gedebage Jazz Festival Naik Kelas, Evolusi Menuju Panggung Dunia
-
Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
BRI Percepat BRIvolution Reignite untuk Tingkatkan Daya Saing dan Kontribusi Ekonomi Nasional
-
Gelapkan Dana Siswa Ratusan Juta, Kepala SMA di Kepri Ditangkap
-
Kinerja Penyaluran KUR Perumahan BRI Tuai Apresiasi, Perkuat Program 3 Juta Rumah Pemerintah
-
Oknum Guru SD di Bintan Timur Ditangkap, Tiga Tahun Peras 10 Anak Didiknya
-
Transaksi QRIS BRI Melonjak 76%, Dorong Digitalisasi Merchant