SuaraBatam.id - Polisi mengatakan telah mengantongi barang bukti berupa foto dan hasil visum korban terkait kekerasan terhadap siswa SMK Penerbangan Dirgantara di Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri). Lima orang siswa diduga dirantai.
"Untuk barang bukti masih dokumen foto-foto dan visum," ujar Kabid Humas Polda Kepri Kombes Harry Goldenhart saat dimintai konfirmasi, Senin (22/11/2021).
"Untuk hasil visum, karena merupakan bagian dari proses penyelidikan, belum dapat saya sampaikan," sambungnya.
Polisi telah memeriksa 9 saksi dalam kasus ini. Kasus ini masih tahap penyelidikan untuk mencari barang bukti lain.
"Sudah 9 saksi yang diperiksa, dan penyidik masih melakukan penyelidikan dalam rangka mengumpulkan alat bukti dan barang bukti," imbuh Goldenhart.
Sebelumnya, polisi menyelidiki kasus lima siswa SMK Penerbangan Dirgantara di Kota Batam, yang diduga menjadi korban penganiayaan. Mereka diduga mendapat kekerasan menggunakan rantai.
"Ada beberapa perlakuan yang dialami korban, seperti kekerasan verbal, kekerasan fisik, termasuk kekerasan dengan menggunakan rantai terhadap anak didik tersebut," ujar Kabid Humas Polda Kepri Kombes Harry Goldenhart melalui keterangan tertulis, Sabtu (20/11).
Kasus ini teregister dalam laporan polisi (LP) bernomor LP-B/138/XI/2021/SPKT-Kepri. LP itu dibuat pada 19 November 2021.
Baca Juga: Lebih Gampang Bayar Pajak Kendaraan, Berikut Jadwal Samsat Keliling di Batam
Berita Terkait
-
Kronologi Baru Kasus Andrie Yunus: TAUD Ungkap Temuan Botol yang Dibuang Pelaku dari Motor
-
KPK Pamerkan Barang Bukti Uang Rp610 Juta Hasil Pemerasan THR di Cilacap
-
Bahaya Korupsi Sistemik: Barang Bukti Pun Ikut "Dilahap" Oknum
-
Menteri PPPA Akui Biaya Visum Korban Kekerasan Seksual Belum Sepenuhnya Ditanggung Negara
-
Krisis Perlindungan Korban: Ketika Biaya Visum Tak Lagi Ditanggung Negara
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Kompolnas Soroti Kasus Penganiayaan Sesama Polisi hingga Tewas di Polda Kepri
-
Sosok Bripda AS, Tersangka Penganiayaan Polisi Junior Polda Kepri hingga Tewas
-
Dividen BRI Tahun Buku 2025 Mencapai Rp52,1 Triliun, Pemegang Saham Nikmati Imbal Hasil Besar
-
Polda Kepri Tetapkan Bripda AS Tersangka, Inilah Kronologi Tewasnya Polisi Muda
-
Transaksi Tebus Gadai Kini Bisa via Super Apps BRImo dari BRI, Cashback 10% Menanti