SuaraBatam.id - Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt mengungkapkan fakta terbaru dari hasil pemeriksaan sementara kasus kekerasan di SPN Dirgantara Batam.
“Dari hasil pemeriksaan sementara, diketahui para korban mendapatkan perlakuan kekerasan sejak kelas 1 sampai dengan kelas 3. Mereka mendapatkan tindakan kekerasan, karena adanya pelanggaran yang mereka buat,” ungkap Harry, Jumat (19/11/2021) dikutip dari Batamnews.
Dari laporan yang diterima, korban mendapatkan kekerasan verbal, fisik termasuk kekerasan dengan merantai leher dan tangan.
“Sedangkan untuk mengetahui adanya kekerasan fisik, Ditreskrimum sedang melayangkan permintaan visum dan penyitaan terhadap dokumen foto korban pada saat dirantai,” kata Harry.
Harry menjelaskan, nantinya dalam proses penyelidikan, apabila ditemukan bukti yang kuat maka akan ditngkatkan menjadi penyidikan.
Saat ini, lima wali murid korban dugaan kekerasan di SPN Dirgantara Batam, Jumat (19/11/2021) juga membuat laporan ke Polda Kepulauan Riau.
Kombes Pol Harry Goldenhardt mengatakan, saat ini pihaknya akan segera melakukan penyelidikan dugaan penganiayaan yang terjadi di sekolah tersebut.
Ada lima korban (siswa) yang melakukan pelaporan dalam kasus ini, yaitu IN (17) SA (18), RA (17), GA (17) dan FA (17).
“Saat ini penyidik sedang menyiapkan langkah-langkah penyelidikan,” ujar Harry saat menggelar konfrensi pers di Polda Kepri.
Baca Juga: JPPI Kecam Kekerasan di Sekolah SPN Batam, Minta Pelaku Diusut
Berita Terkait
-
Heeseung Resmi Keluar dari ENHYPEN, Agensi Ungkap Alasan Perbedaan Visi Musik
-
Fakta Terbaru Kasus Gangguan Ginjal Akut Akibat Obat Sirup: Kasus Menurun, Kemenkes Siap Cabut Larangan
-
Fakta-fakta Terbaru Kasus Penembakan Brigadir J, Komnas HAM Periksa Bharada E 5 Jam
-
6 Fakta Terbaru Heeseung ENHYPEN, Merasa Tidak Cocok Menulis Lagu?
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Semangat Merah Putih di Asian Games 2026, BRI Dukung Kontingen Atlet Indonesia
-
Polda Kepri Ungkap Kasus Jual Beli Mesin Pesawat Bekas Senilai Rp30 Miliar
-
Kualitas Udara Membaik, Siswa Batam Kembali Belajar di Sekolah
-
Ingin Umrahkan Orang Tua, Pemuda Natuna Jadi Tentara Bayaran Rusia Meninggal
-
Dikabarkan Tewas, Pemuda Natuna Jadi Tentara Bayaran Rusia Dikontrak Rp600 Juta