SuaraBatam.id - Heboh Kiper Timnas Wanita Iran, Zohreh Koudaei disangka seorang laki-laki. Tuduhan itu dilayangkan dalam cuitan Ali bin Al-Husein yang diunggah pada Minggu (15/11/2021) usai pertandingan Iran vs Yordania di Kualifikasi Piala Asia Wanita 2022.
Karena dituduh seperti itu, akhirnya Zohreh Koudaei buka suara. Zohreh Koudaei menegaskan kalau dirinya seorang wanita dan siap mengambil langkah umum.
"Saya seorang wanita. (Tudingan) ini adalah intimidasi dari Yordania. Saya akan mengajukan gugatan," ungkapnya kepada media Turki Hurriyet, seperti disadur dari The Sun, (18/11/2021).
"Saya akan menuntut JFA. Ini adalah intimidasi yang mereka lakukan," sambungnya.
Sementara itu, pelatih Timnas Wanita Iran, Maryam Irandoost pun membantah tuduhan tersebut. Ia mengklaim, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan ketat kepada setiap pemainnya.
Irandoost pun menegaskan siap membantu AFC untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai tudingan penyusupan kiper laki-laki di timnya.
"Kami akan memberikan dokumentasi apa pun yang diinginkan Konfederasi Sepak Bola Asia tanpa membuang waktu," tegasnya.
Menurut Irandoost, tuduhan ini hanya alasan Yordania yang tidak menerima kekalahan dari Iran sehingga gagal lolos ke Piala Asia Wanita 2022.
"Ketika mereka kalah, wajar untuk mencari bantuan dengan alasan palsu untuk melarikan diri dari tanggung jawab atas kegagalan ini," pungkasnya.
Baca Juga: Lengkap! AFC Umumkan 12 Negara Peserta Putaran Final Piala Asia Wanita 2022
Presiden Federasi Sepak Bola Yordania (JFA), Ali bin Al-Husein melalui cuitannya meminta agar dilakukan pemeriksaan verifikasi gender terhadap Zohreh Koudaei, kiper wanita Iran yang diduga menyamar.
Tudingan Husein tersebut dilayangkan selepas pertandingan Iran vs Yordania. Pada laga tersebut, Zohreh Koudaei melakukan penyelamatan apik saat adu penalti hingga membawa timnya menang dengan skor 4-2.
Hussein mengklaim dugaan penyusupan ini sebagai masalah yang sangat serius dan jika benar, ia meminta AFC untuk mengusut kasusnya hingga tuntas.
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Pria Tetangga Kos Diduga Terlibat Kematian Karyawati di Batam, Motif Masih Misteri
-
Bau Tak Sedap dari Kamar Kos, Berujung Penemuan Jasad Karyawati di Batam
-
Buyback Saham BRI Berlanjut, Fundamental Tetap Solid
-
Kronologi Pria Tewas di Kamar Kos Batam, Cinta Segitiga Disebut Penyebab Penusukan
-
Cekcok Berujung Maut di Kos Batam: Alami 25 Luka Tusukan, Polisi Sita CCTV