SuaraBatam.id - Dugaan pelecehan terhadap anak di Batam yang viral di medsos ditanggapi oleh pihak Kepolisian yang menyebutkan bahwa saat ini kasus tersebut dalam proses lidik.
Kapolsek Bengkong, AKP Bob Ferizal menyebutkan kasus dugaan pelecehan tersebut ditangani dengan SOP yang berlaku di Kepolisian.
"Karena yang bersangkutan menyebut bahwa laporan ada di Polsek Bengkong. Kasus tersebut saat ini dalam proses lidik. Dan memang belum ada ditetapkan tersangka," terangnya, Senin (8/11/2021).
Ia menjelaskan kasus yang viral tersebut dilaporkan oleh orang tua korban pada tanggal 26 September 2020.
AKP Bob kemudian melanjutkan, dari keterangan saksi peristiwa dugaan pelecehan ini, diduga terjadi pada tanggal 17 November 2020, di mana saat itu korban tengah dititipkan oleh orang tuanya ke rumah kakaknya yakni pemilik akun Nidia Delina Nababan.
Untuk diketahui, pemilik akun Facebook Nidia Delina Nababan, menjadi pihak yang memposting tentang peristiwa tersebut di grup Facebook FJB TANJUNGUNCANG, MARINA DAN SEKITARNYA pada, Minggu (7/11/2021).
Postingan tersebut kemudian menjadi viral setelah mendapat tanggapan sebanyak 1.915 kali, dan 4 ribu komentar warganet, hanya dalam waktu kurang dari satu hari.
"Pada tanggal 17 tersebut, ibu korban datang ke rumah pemilik akun atas nama Nidia Delina Nababan, yang tidak lain kakak kandung ibu korban. Karena akan bekerja, korban dititip di rumah tersebut sekitar pukul 18.30 wib, dan saat itu yang menerima adalah salah satu anak dari kakak ibu korban," lanjutnya.
Kemudian, pada pukul 19:20 wib, pemilik akun Nidia Delina Nababan pulang kerumah, dan melanjutkan menjaga korban yang tidak lain adalah keponakannya.
Baca Juga: Perempuan Ini Curhat di Medsos, Kasus Pelecehan Seksual Anak Tak Diproses Polisi Batam
Korban sendiri diketahui akhirnya dijemput kembali oleh orang tuanya sekitar pukul 22.00 wib.
"Setelah dibawa pulang oleh orang tua korban. Korban selama dua hari berturut-turut berada dalam pengawasan orang tuanya. Namun pada tanggal 21 November 2020, korban mengaku sakit pada bagian kemaluan," jelasnya.
Mendapati hal itu, orang tua korban kemudian membawa korban untuk melakukan pemeriksaan.
Dari hasil pemeriksaan, dokter menyatakan bahwa ditemukan luka lecet di bagian luar kemaluan korban.
Mendapati hasil tersebut, orang tua korban kemudian melaporkan dugaan pelecehan tersebut ke Polsek Bengkong pada tanggal 26 November 2020.
"Korban saat melapor berumur kurang lebih 1,8 tahun dan saat ditanyakan orang tuanya ia menyebutkan nama terduga pelaku. Yang tidak lain adalah anak dari Nidia Delina Nababan," jelasnya.
Berita Terkait
-
Ustaz Solmed Laporkan Sejumlah Akun, Usai Dituding Lakukan Pelecehan Sejenis
-
LPSK Siap Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik
-
Guru Besar Diduga Minta Foto Bikini Mahasiswi, Rektor Unpad Buka Suara
-
Kawal Kasus di UI, Menteri Brian Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Pelecehan Seksual
-
Kampus Darurat Kekerasan Seksual: Menggugat Budaya Diam di Lingkungan Akademik
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
Pilihan
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
-
Perang Terbuka! AS Klaim Tembak Kapal Iran di Selat Hormuz
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
Terkini
-
BRI Hadirkan Promo Kartu Kredit, Belanja di Luar Negeri Lebih Hemat dan Praktis
-
Kasus Polisi Muda Tewas Dianiaya, Empat Anggota Polda Kepri Dipecat
-
Mudahkan Akses Uang Tunai, BRI Perkenalkan Fitur Tarik Tunai Saldo GoPay
-
Inovasi dari Perbatasan: Li Claudia Chandra Diganjar KWP Award 2026
-
SPPG di Anambas Ditutup Imbas Ratusan Siswa Keracunan Makanan Gratis